Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Saham Astra Jadi Mahar Pernikahan, Mempelai Pria Ungkap Alasannya
BERITABALI.COM, NTB.
Lembaran saham menjadi salah satu bagian dari Mahar Pernikahan menjadi sesuatu yang unik dan jarang terjadi, apalagi di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pasangan Qodri – Nafia Khairunnisa menjadi pasangan pertama di NTB yang melakukannya. Pernikahan yang berlangsung pada 29 Mei lalu tergolong unik, karena Qodri memberikan mahar berupa Saham PT Astra International Tbk (ASII) sebuah perusahaan otomotif terkemuka di Indonesia kepada mempelai wanita sebanyak 2.900 lembar atau saham dengan 29 Lot. Tidak hanya lembar saham, Qodri juga menyerahkan seperangkat alat sholat dan uang tunai sebesar Rp502.021,-.
“Jika merujuk pada harga pasar saham ASII saat pernikahan itu berlangsung yaitu 29 Mei 2021, dimana per lembar harga saham ASII yaitu Rp5.150 sehingga nilai saham tersebut adalah Rp14.935.000 dan jika mengacu pada harga saham pada 3 Juni 2021 nilainya menjadi Rp15.515.000,- karena harga per lembar naik di angka Rp5.350 rupiah per lembar,” jelas Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana, selaku Kepala Cabang Bursa Efek Indonesia (BEI) NTB, Jum’at (4/6).
Pemberian mahar saham ini cukup unik karena menjadi yang pertama di NTB dan telah banyak menginspirasi anak muda NTB lainnya untuk mengikuti jejak Qodri dan Nafia.
“Ini menunjukkan bahwa saat ini produk di pasar modal salah satunya adalah saham tidak hanya digunakan sebagai sarana investasi semata, namun telah berkembang sebagai sarana untuk mahar, hadiah, bahkan warisan,” lanjutnya.
Menurutnya, hal ini menunjukan bahwa milenial di NTB sudah mulai melek literasi keuangan khususnya pasar modal.
Dikonfirmasi terpisah, Qodri mengatakan terinspirasi dari pasangan-pasangan sebelumnya yang memberikan mahar berupa lembaran saham.
“Terinspirasi oleh pasangan-pasangan sebelumnya yang ngasih mahar saham, karna saya juga sudah kenal bursa saham sejak 2016. Ya udah akhirnya putuskan untuk ngasih mahar saham. Alasan kedua kenapa tidak Emas, karena saya pikir repot misal saya kasih mahar emas dan juga takut hilang kalo bentuk fisik,” jelasnya.
Awalnya, lanjut Qodri, pasangan atau istrinya, Nafia, belum mengerti manfaat saham.
“Perlahan saya kasih tau manfaat saham jangka menengah dan panjangnya seperti apa, terlebih saat ini kondisi ekonomi lagi gak stabil karna covid. Logika sederhananya pasti akan membaik di masa depan ketika covid mulai mereda, akhirnya dia mengerti,” ujar Qodri.
Bahkan menurutnya, sebagian biaya lamaran kita itu justru dari profit saham tersebut.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan