Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Minta Dibuatkan Mi, Seorang Warga Ditemukan Tewas di Warung
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang warga Grogol Petamburan, Jakarta Barat, meninggal dunia di sebuah warung di Jalan Ryacudu, Korpri Raya, Sukarame, Bandar Lampung, Sabtu (5/6/2021) pagi.
Warga Grogol, Jakarta Barat, bernama Bejo Sugeng Waluyo (55), diketahui sedang dalam perjalanan dari Jawa ke Kota Metro, Lampung.
Pemilik warung di sekitaran lokasi Yuli mengatakan, pria tersebut awalnya mampir ke warung miliknya sejak Subuh pukul 05.00 WIB. Saat datang ke warungnya, pria tersebut dalam keadaan sehat, dengan membawa sejumlah barang.
"Sudah sejak Subuh mampir di warung, katanya mau pergi ke Metro. Dia itu masih menunggu keluarganya, katanya ada anaknya yang mau menjemput ke Bandar Lampung dan sedang dalam perjalanan," kata Yuli saat ditemui di lokasi.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, pria tersebut sempat meminta untuk dibuatkan mie instan, namun mie itu tidak dihabiskan. Setelah itu, korban ditinggalkan pemilik warung dan ditemukan langsung tergeletak.
"Setelah itu saya laporkan ke Polsek Sukarame untuk mengecek kondisinya. Kemudian warga yang mendekat langsung menghubungi nomor istrinya, karena dia bawa ponsel," ujar Yuli.
Belum diketahui penyebab meninggalnya pria ini di warung, namun dugaan sementara pria itu meninggal karena sakit. Selanjutnya pria itu dibawa Inafis Polresta Bandar Lampung ke rumah sakit terdekat.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan