Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Generasi Milenial Ejakulasi Dini, Apa Penyebabnya?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Banyak generasi milenial dinilai terkena penyakit sulit ereksi dan terkena penyakit ejakulasi dini atau cepat keluar mani.
Menurut Dokter Boyke Dian Nugraha, pakar seksologi Indonesia, alasan seorang pria merasa sulit untuk ereksi saat akan berhubungan seksual dan mengalami ejakulasi dini disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat.
Melalui kanal YouTube WAW Entertainment, dr Boyke mengungkapkan, pria yang pola hidupnya selalu mengkonsumsi makanan-makanan yang instan, kurang olahraga, sering begadang, dan merokok. Akan mengalami kesulitan ereksi saat ingin berhubungan seksual.
"Susah ereksinya, dan sekarang sebagian besar anak-anak milenial ya begitu. Karena jaman sekarang makanannya instan mereka datang ke dokter, kaget-kaget dokternya, kamu kok begitu, belum juga umur 35 sudah gangguan begitu. Susah ereksi cepat keluarnya," kata dr Boyke dikutip dari Suara.com.
Sulit ereksi dan ejakulasi dini menyerang banyak pria di dunia. Penyebabnya pun beragam. Pola hidup yang tidak sehat disebut jadi penyebab.
Oned yang menjadi pembawa acara menanyakan mengapa dirinya saat berhubungan seksual, hanya dalam waktu 3 menit sudah mengalami ejakulasi atau mengeluarkan sperma terlalu cepat.
"Saya juga nanya dok, kenapa kok saya keluarnya cepat banget kadang 3 menit," tanya Oned kepada dr Boyke.
"Itu artinya kamu apa? tubuh kamu tidak sehat," jawab dokter Boyke.
Dr Boyke menjelaskan masalah seksualitas itu dapat dicegah dengan cara menerapkan pola hidup yang sehat.
Tak hanya itu, yang tidak kalah penting juga seorang pria harus bisa melatih seksualitas.
"Kalau cowok yang udah mateng dia bisa ngatur (waktu ejakulasi) biarpun dia bergairah tetap bisa ngatur, durasinya gerakannya dia bisa ngatur. Kapan ejakulasi bersamaan dengan orgasmenya," jelasnya.
Dr Boyke mengungkapkan agar ejakulasi dapat bersamaan dengan orgasme, yang perlu dilakukan adalah jangan terlalu menganggap seks itu serius.
"Jadi ketika mau berhubungan seks kamu anggap itu main-main, itu adalah kehidupan yang menyenangkan, rekreasi. Pokoknya kamu nikmati prosesnya dengan menggunakan semua panca indera," jelasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun