Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
2 Ormas Bentrok di Depan Polres, Awalnya Dipicu Soal Utang Piutang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aksi bentrokan yang melibatkan dua organisasi kemasyarakatan (ormas) di depan Polres Metro Bekasi Kota, Rabu dini hari (9/6/2021) terekam oleh kamera warga dan viral di media sosial.
Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, kedua ormas yang bentrok berasal dari Pemuda Batak Bersatu (PBB) dan Gerakan Masyarakat Aqidah (Gempa). Bentrokan dipicu masalah utang piutang yang dialami seorang wanita berinisial I.
"Itu berawal dari utang piutang saudari I kepada koperasi yang mungkin dimiliki perorangan atau dimiliki PBB," kata Alfian dikutip dari Liputan6.com.
Menurutnya, kala itu I meminjam kepada koperasi sebesar Rp 3,5 juta. Namun uang yang diterima I dipotong pihak koperasi sebesar Rp 300 ribu, sehingga ia hanya menerima bersih Rp 3,2 juta.
Selanjutnya I diminta oleh pihak koperasi untuk membayar angsuran pinjaman sebesar Rp 700 ribu, dengan tenor 7 kali angsuran. Sehingga total pinjaman yang harus dikembalikan I sebesar Rp 4,9 juta.
"Dia (I) merasa kesulitan melunasi, dan akhirnya dia minta bantuan dari ormas Gempa," ujar Alfian.
Kedua ormas lalu sepakat bertemu untuk mencari jalan keluar, namun tak membuahkan hasil. Sebaliknya, pembahasan justru berujung bentrok hingga terjadi penganiayaan terhadap tiga orang anggota PBB.
Ormas PBB lantas melaporkan penganiayaan tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota, yang kemudian disusul oleh ormas Gempa yang sebenarnya ingin mediasi.
Situasi pun sempat memanas di Polres Metro Bekasi Kota. Diawali adu mulut dan saling dorong, kedua ormas akhirnya kembali bentrok sehingga petugas terpaksa turun tangan.
"Ternyata di situ sudah terjadi massa besar, terjadilah kecekcokan, salah paham itu yang terjadi," papar Alfian.
Polisi kemudian mengamankan puluhan anggota ormas berikut kayu dan senjata tajam yang digunakan dalam bentrokan.
"Kita sudah amankan 26 yang dari Gempa untuk kita lakukan penyelidikan. Korban ada tiga orang dari PBB," tandas Alfian.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5987 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2310 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan