Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Dihujat Gegara Bahas Jodoh, Profesor Akhirnya Minta Maaf
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang profesor belakangan disorot usai videonya saat membahas jodoh bagi wanita viral.
Profesor Dr. Muhaya menuai hujatan lantaran menyebut seorang wanita harus bodoh agar dapat suami dalam videonya. Kekinian dia memberikan klarifikasi atas kehebohan yang terjadi.
Melalui akun Facebook pribadinya, profesor mengklaim bahwa video yang beredar merupakan potongan rekaman lawas sehingga konteks yang ditangkap tidak lengkap.
"Rekaman 56 itu adalah petikan dari live di FB Page Prof Muhaya dan YouTube Prof Muhaya TV berdurasi 45 menit yang diterbitkan pada 6 Februari 2021 jam 6 petang bertajuk 'Antara Cinta dan Cita-cita," tulisnya.
"Siaran live Bonda tersebut adalah sebenarnya bagi menjawab persoalan KK Talib dan komen-komen dari FB, berkaitan wanita yang dalam dilema, antara mengejar kerjaya, cinta serta keluarga.," sambungnya.
Ia menyadari video tersebut telah membuat gaduh dan menuai protes keras di berbagai kalangan khususnya kaum wanita. Wanita asal Malaysia itu menghargai pendapat warganet yang meminta penjelasan akan pernyataan yang beredar. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada khalayak atas kehebohan yang terjadi.
"Bonda mengambil tanggungjawab untuk memohon maaf atas salah paham yang timbul dan ingin merakamkan jutaan terima kasih kepada semua yang ambil berat termasuk pihak media, rakan-rakan dan keluarga yang mengambil inisiatif tabayyun, atau bertanya akan perkara sebenarnya kepada Bonda mahupun team Bonda."
"Kepada pihak media juga, sangat baik budi akhlaknya sehingga kini menanti statement Bonda, maka Bonda tampil membuat penjelasan ini. Terima kasih kerana sabar ya," pungkas Profesor Muhaya.
Sebelumnya dalam video yang beredar, profesor tersebut terdengar mengatakan kalau wanita harus mengapresiasi kekuatan laki-laki tak peduli apa pun kekurangan mereka. Tidak hanya itu, ia mengungkap bahwa wanita harus berpura-pura bersikap bodoh agar lebih cepat menikah.
"Jadi, perempuan, jangan mencari kebebasan dan ingin melakukan apa yang dilakukan pria. Ketika kau melakukan itu, level testosteronmu akan meningkat dan ini akan menunda pernikahan," ucapnya.
"Jadi, bersikaplah sedikit bodoh untuknya, jika kau masih lajang, coba analisis karaktermu," tambah profesor ini.
Ia pun mengungkap jika pria lebih suka wanita yang terlihat lemah dan lembut, serta memiliki hormon estrogen yang tinggi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun