Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tetangga Cuci Baju di Teras Rumah, Bekas Airnya Menggenang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang warganet menceritakan aksi tetangganya yang mencuci baju di teras rumah. Aksinya itu membuat geram. Dalam sebuah video yang beredar di jejaring media sosial terlihat air bekas cucian tampak menggenang di tengah jalan.
Berdasarkan si pengunggah video tersebut, hal itu akibat aksi tetangganya yang kerap mencuci baju di teras rumah. Air bekas cucian itu sampai mengalir di tengah jalan perkampungan. Tak hanya itu, air bekas cucian tersebut sampai hampir masuk ke rumah milik si pemilik video.
"Ngontrak di rumah petak mungil, tetangga gue memilih nyuci baju di teras," ujarnya.
Dalam video yang beredar, tampak guyuran air bekas cucian itu mengalir di tengah jalan. Sementara itu, di depan rumah tersebut tidak ada saluran air sehingga membuat air bekas cucian itu menggenang di tengah jalan. Usut punya usut, hal tersebut kerap ditemui setiap hari.
"Setiap hari adalah tsunami limbah cucian di depan rumah gue," curhatnya.
Penampakan itu pun membuat warganet lainnya merasa heran. Mereka ikut memberikan komentar terkait hal tersebut.
"Lapor rt atau rw sana mungkin? Aneh juga limbah nyucinya kemana kemana astaga," balas warganet.
"Dia kira jalan milik dia kali," timpal warganet.
"Lama-lama jalannya lumutan tuh," komentar warganet.
"Sumpah parah banget. Jalannya kan jadi licin kalau dia nggak siram pakai air biasa lagi," ujar warganet.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan