Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Hiu Seberat 1,5 Ton Masuk Jaring Nelayan
BERITABALI.COM, NTB.
Nelayan Lungkak, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur menangkap ikan Hiu seberat 1,5 ton di wilayah perairan Pantai Labuhan Haji, Rabu (16/6) sekitar pukul 05.00 WITA.
Berat ikan hiu 1,5 ton, dengan panjang diperkirakan enam meter. Ikan hiu tertangkap saat masuk jaring nelayan hingga tak bisa terlepas.
"Memang betul, ada nelayan kami berhasil menangkap ikan hiu saat mencari ikan di laut," kata Kepala Desa Ketapang Raya, Said Zulkifli dikonfirmasi wartawan, Rabu (16/6).
Ia mengatakan, ikan hiu tersebut, tertangkap di perairan wilayah Labuhan Haji.
"Para nelayan ini kaget, saat mengangkat jaring, melihat sosok ikan hiu terperangkap dalam jaring," katanya.
Bahkan para nelayan ini, melihat hiu terlilit jaring berusaha untuk dilepas. Karena lilitan kuat tak bisa dibuka di tengah laut, mereka seret dari pantai Labuhan Haji sampai Pantai lungkak.
"Satu mesin nelayan rusak akibat ikan hiu, dan hingga sekarang belum bisa di buka," jelasnya.
Lebih lanjut Kades Ketapang Raya menambahkan saat ini nelayan bersama pihak TNI, Polri, dan KKP sedang di lokasi untuk membantu melepaskan ikan hiu dari perangkap jaring nelayan.
"Salah satu cara untuk melepas ikan hiu dari jaring dengan cara memutus jaring, tapi nelayan minta ganti rugi," tandasnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7849 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5635 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3532 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2388 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan