Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Jajan Kaliadrem Didorong Menjadi Oleh-Oleh Kota Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Salah satu jajanan tradisional Bali yang nyaris dilupakan masyarakat adalah Jajan Kaliadrem. Agar tidak semakin terlupakan, Pemerintah Kota Denpasar ingin mengembangkan jajan tradisional kaliadrem menjadi oleh-oleh khas Kota Denpasar.
Untuk mewujudkannya, maka dalam rangkaian memperingati Bulan Bung Karno III, Pemerintah Kota Denpasar melalui Tim Penggerak PKK Kota Denpasar bersama Bagian Kerja Sama Setda Pemerintah Kota Denpasar menggelar Seminar Jajan Tradisional Bali yakni Kaliadrem, di Gedung Sewaka Dharma Lumintang Denpasar Minggu (27/6).
Ketua Tim Pengerak PKK Kota Denpasar Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, dari sekian jajan tradisional, ia memilih jajan Kaliadrem sebagai materi seminar, karena jajan ini merupakan jajan tradisional Bali yang patut dijaga kelestariannya, dan rasanya tidak kalah dengan jajan atau kue masa kini.
Disamping itu generasi sekarang banyak yang tidak mengetahui jajan Kaliadrem. Sehingga dengan diseminarkan, derajat jajan Kaliadrem bisa ditingkatkan dari segi nilai dan ekonomisnya. Selain itu binis ini belum banyak yang meliriknya sehingga bisa memberikan nilai tambah dari jajan tradisional ini.
Lebih lanjut dikatakan, jajan ini memang sudah banyak dijual dipasaran, namun banyak masyarakat yang tidak mengetahui cara membuatnya, mengemasnya, menjaga ketahanannya sehingga harganya bisa bersaing.
Lewat seminar ini, peserta bisa mendapat ilmu atau trik cara membuat dan mengemas jajan Kaliadrem yang benar. Sehingga menarik untuk mengkonsumsinya dan bisa menjadi oleh-oleh khas Kota Denpasar.
Narasumber Nyoman Suastika mengatakan, untuk membuat Kaliadrem yang enak banyak kendala yang harus dihadapi, salah satunya proses membuatnya agar bisa cepat dan bagaimana Kaliadrem itu bisa bertahan lama. Selaku pelaku kuliner Denpasar, ia tetap mengharapkan Kaliadrem itu sesuai dengan resep aslinya.
Untuk memberikan nilai plus, jajan Kaliadremm harus dikemas semenarik mungkin agar dilirik orang dan menjadi makanan khas Bali yang di cari.
"Sehingga kita harus kreatif dalam mengemas, menjaga kerapian dan menjaga dari sisi kesehatannya," ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, pihaknya akan melakukan penelitian agar ketahanan kualitas kaliadrem bisa bertahan lama, sehingga layak menjadi oleh oleh khas Kota Denpasar khususnya Bali pada umumnya sehingga jajan Kaliadrem bisa menembus pasar nasional.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan