Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kakak Beradik Bikin Tato Untuk Kenang Mendiang Ayah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dua saudara perempuan yang kehilangan ayah karena Covid-19 mengabadikan perpisahan dengan menggunakan pesan terakhir yang tinggalkan dalam bentuk tato.
Anna Harp (28) dan Abrielle Clausing (21) menerima catatan terakhir dari ayah, Rudolph Clausing pada bulan Januari yang berbunyi: "Ini adalah kehidupan yang sangat baik."
Menyadur Fox News Kamis (01/07), dua wanita itu memutuskan untuk membuat tato dari catatan ayah mereka untuk mengenang sekaligus simbol untuk menjalani kehidupan.
"Kami berdua ingin membuat tato," kata Harp kepada Fox News sambil mencatat bahwa pesan terakhir ayahnya adalah tato keempatnya dan yang pertama untuk Clausing.
Menurut pendapat Harp, tidak ada yang lebih istimewa daripada pesan terakhir yang ditinggalkan ayahnya untuk dia dan adik perempuannya.
Saudara yang berasal dari Siloam Springs, Arkansas itu kemudian pergi ke seniman tato favorit Harp, Dustin Cleveland di Tulsa, Oklahoma, untuk mendapatkan versi mereka sendiri dari catatan ayah.
Harp memilih desain tato catatan ayahnya dengan dua bunga dogwood favoritnya. Clausing, di sisi lain, memilih untuk menato kata-kata ayahnya dengan tulisan tangannya.
Harp membagikan klip pendek tentang tato mereka di TikTok dan langsung viral dengan lebih dari satu juta penonton dan ribuan komentar yang mendukung.
Rudolph sakit karena Covid-19 pada musim gugur. Dia baru mengetahui menderita penyakit paru-paru interstisial sesaat sebelum pandemi dimulai pada Maret 2020.
Keduanya melakukan yang terbaik untuk menjaga jarak dan memakai masker demi menjaga ayah mereka setelah mengetahui tentang penyakit paru-parunya.
"Kami bahkan tidak terlalu sering melihatnya karena kami sangat khawatir," jelas Harp. "Tapi pada dasarnya mimpi buruk kami jadi nyata karena kami sangat khawatir dan itu terjadi."
Setelah pertempuran dua bulan dengan Covid-19, Rudolph meninggal pada usia 66 pada 13 Januari.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan