Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Mengeluh Sakit Perut, Rupanya Ada Gumpalan Rambut
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dokter telah mengeluarkan gumpalan rambut besar dari perut seorang gadis berusia lima tahun, yang tidak mau berhenti memakan rambut. Gumpalan besar itu memiliki berat 1,5 kg.
Dikenal sebagai Sindrom Rapunzel, gumpalan rambut, juga disebut trichobezoar, sering disebabkan oleh trichophagia atau makan rambut kompulsif.
Awalnya, gadis itu dibawa ke rumah sakit setelah mengeluh sakit dan bengkak di perutnya, serta kehilangan nafsu makan.
Dokter mengidentifikasi bahwa sumber rasa sakit itu adalah gumpalan rambut raksasa yang tertancap di perutnya.
Orang tua gadis itu mengakui bahwa dia telah memakan rambut selama dua setengah tahun terakhir.
Mereka dilaporkan mencoba menghentikannya dan bahkan terpaksa memotong rambutnya.
Tapi usaha mereka tidak berhasil dan dia malah mulai memakan rambut orang lain.
Dr. Vivek Bhadoo memimpin tim yang terdiri dari lima dokter dalam operasi untuk menghilangkan bezoar besar di sebuah rumah sakit sipil di Chandigarh, India.
Gumpalan rambut itu melengkung dan padat dengan ada bagian kecil berwarna kuning kehijauan yang menempel padanya.
Operasi untuk menghilangkan hairball memakan waktu lebih dari satu jam menurut dokter.
"Kondisi ini terutama terkait dengan orang yang menderita gangguan kejiwaan," kata Dr. Bhadoo.
"Namun, sangat jarang terjadi pada anak-anak. Di seluruh dunia, prevalensinya 0,3persen," ujarnya dilansir laman Mirror, Selasa (6/7/2021).
Dia sekarang dilaporkan dalam kondisi stabil.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan