Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Mengeluh Sakit Perut, Rupanya Ada Gumpalan Rambut
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dokter telah mengeluarkan gumpalan rambut besar dari perut seorang gadis berusia lima tahun, yang tidak mau berhenti memakan rambut. Gumpalan besar itu memiliki berat 1,5 kg.
Dikenal sebagai Sindrom Rapunzel, gumpalan rambut, juga disebut trichobezoar, sering disebabkan oleh trichophagia atau makan rambut kompulsif.
Awalnya, gadis itu dibawa ke rumah sakit setelah mengeluh sakit dan bengkak di perutnya, serta kehilangan nafsu makan.
Dokter mengidentifikasi bahwa sumber rasa sakit itu adalah gumpalan rambut raksasa yang tertancap di perutnya.
Orang tua gadis itu mengakui bahwa dia telah memakan rambut selama dua setengah tahun terakhir.
Mereka dilaporkan mencoba menghentikannya dan bahkan terpaksa memotong rambutnya.
Tapi usaha mereka tidak berhasil dan dia malah mulai memakan rambut orang lain.
Dr. Vivek Bhadoo memimpin tim yang terdiri dari lima dokter dalam operasi untuk menghilangkan bezoar besar di sebuah rumah sakit sipil di Chandigarh, India.
Gumpalan rambut itu melengkung dan padat dengan ada bagian kecil berwarna kuning kehijauan yang menempel padanya.
Operasi untuk menghilangkan hairball memakan waktu lebih dari satu jam menurut dokter.
"Kondisi ini terutama terkait dengan orang yang menderita gangguan kejiwaan," kata Dr. Bhadoo.
"Namun, sangat jarang terjadi pada anak-anak. Di seluruh dunia, prevalensinya 0,3persen," ujarnya dilansir laman Mirror, Selasa (6/7/2021).
Dia sekarang dilaporkan dalam kondisi stabil.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2748 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2025 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun