Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Korban Tewas Akibat Kerusuhan Tembus 117
BERITABALI.COM, DUNIA.
Jumlah korban tewas akibat kerusuhan yang terjadi di Afrika Selatan bertambah hingga tembus 117 orang pada Kamis (15/7/2021).
Menyadur Anadolu Agency, Jumat (16/7/2021), Khumbudzo Ntshavheni mengatakan 91 orang tewas di provinsi KwaZulu-Natal timur dan 26 di Johannesburg.
"Pemerintah menyampaikan pesan belasungkawa bagi mereka yang kehilangan nyawa selama kekerasan ini, terlepas dari keadaan di mana nyawa mereka telah hilang," kata Anggota Majelis Nasional Afrika Selatan tersebut.
Selain mengumumkan korban tewas, Ntshavheni juga mengungkapkan bahwa pihak berwenang Afrika Selatan juga sudah menangkap ribuan orang yang terkait kerusuhan.
Ntshavheni mengatakan sedikitnya 2.203 orang ditangkap di provinsi Gauteng dan KwaZulu-Natal, yang merupakan pusat kerusuhan beberapa hari yang lalu. Kemudian 1.478 orang ditangkap di KwaZulu-Natal dan 725 orang di Gauteng.
Aksi protes yang diwarnai kerusuhan dan berunjung pada penjarahan pecah Kamis lalu karena setelah mantan Presiden Jacob Zuma dihukum penjara.
Protes dimulai di provinsi asal Zuma, KwaZulu-Natal, dan kemudian menyebar ke Johannesburg dan telah berlangsung selama berhari-hari.
Tempat-tempat perbelanjaan utama di dua provinsi terpadat itu menjadi amukan para demonstran, dijarah, bahkan beberapa ada yang dibakar.
Kendaraan dan truk yang ada di sekitar lokasi pusat perbelanjaan tersebut juga dibakar oleh pengunjuk rasa yang menyerukan pembebasan Zuma.
Presiden Cyril Ramaphosa pada hari Senin memberi wewenang kepada pasukan pertahanan untuk membantu polisi dalam mengembalikan ketertiban masyarakat.
Pada hari Rabu, pemerintah mengerahkan 5.000 personel militer ke jalan-jalan di KwaZulu-Natal dan Johannesburg untuk meredam kerusuhan.
Pemerintah diperkirakan akan menambah 15.000 tentara minggu ini untuk menjadi beberapa titik yang diperkirakan menjadi pusat kerusuhan.
Ntshavheni mengatakan pada Kamis (15/7) di sebagian besar wilayah Johannesburg sudah berangsur tenang, namun wilayah KwaZulu-Natal masih belum stabil.
Ntshavheni mengatakan polisi menangkap satu dari 12 tersangka penghasut kerusuhan tetapi tidak mengungkapkan identitas orang tersebut.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun