Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Terawan: Vaksin Nusantara Akan Mengakhiri Pandemi Covid-19
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Setelah cukup lama tidak nongol, Eks Menteri Kesehatan (Menkes) dr Terawan Agus Putranto akhirnya muncul dengan membawa kabar tentang vaksin nusantara.
Terawan hadir dalam acara webinar internasional bertajuk Perang Biologis Pandemi Covid-19: "Lessons Learned and Efforts to Reinforce Health Security to Accelerate Covid-19" yang disiarkan di kanal Youtube RSPAD Gatot Soebroto.
Dalam acara itu Ia memastikan, dunia mulai mengakui kesaktian vaksin Nusantara. Bahkan, menurutnya, sejumlah ahli sepakat, vaksin tersebut yang nantinya akan menyudahi pandemi di muka bumi. Wow, kok bisa?
Dasar argumentasinya adalah sejumlah jurnal di luar negeri yang membenarkan, bahwa "dendritic cell vaccine immunotherapy" atau vaksin Nusantara berpeluang besar menjadi "senjata utama" untuk memerangi penyebaran virus di dunia.
"Sekarang di seluruh dunia sedang membicarakannya, termasuk terakhir dari New York dan sebagainya, karena sudah terbit jurnal PubMed. Itu isinya adalah "dendritic cell vaccine immunotherapy" atau vaksin Nusantara, "the begining of the end cancer and Covid-19"," kata Terawan, dikutip dari hops.id, jejaring media suara.com, Minggu (18/07/2021).
"Artinya apa? Dunia sepakat punya hipotesis bahwa yang menyelesaikan hal ini termasuk Covid-19 adalah "dendritic cell vaccine immunotherapy" atau vaksin Nusantara," lanjutnya.
Terawan pun mengaku bangga dengan kabar tersebut. Ia lantas menyebut detail jurnal yang dia maksud tersebut. Menurut dia, jurnal itu memiliki judul "Dendritic Cell Vaccine Immunotherapy: the beginning of the end of cancer and COVID-19, A hypothesis".
Karya ilmiah tersebut dibuat sejumlah peneliti, salah satunya Amal Kamal Abdel-Aziz dari Department of Experimental Oncology, European Institute of IRCCS, Milan, Italia.
Itulah mengapa, dia kembali mengingatkan, vaksin Nusantara aman disuntikan ke tubuh manusia. Sebab, dalam proses pembuatannya telah melalui tahapan panjang dan penuh kehati-hatian.
"Itu sangat "safety" karena kita sudah lama berkecimpung dalam pembuatan "dendritic cell vaccine immunotherapy" itu, dengan tim dokter Nyoto selaku moderator, bersama-sama dengan kita sudah mengembangkannya jauh-jauh hari untuk penanganan kanker," katanya menegaskan.
"Kita hanya mengubah antigennya menjadi antigen artifisial atau antigen rekombinan Covid-19. Artinya apa? Artinya kita bisa menyesuaikan kapan saja," ujar Terawan.
"Mau mutasi kayak apa bisa kita sesuaikan. Dampaknya apa? Ketahanan kesehatan nasional menghadapi pandemi ini bisa kita atasi dengan membuat imunitas yang baik buat setiap warga negara," ujarnya.
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2813 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2036 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun