Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
54 Orang Terjaring Sidak Vaksin di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama jajaran Forkopimda melakukan sidak vaksin di Terminal Negara, Kamis (22/07/2021) kembali melakukan sidak vaksin di Jalan Ngurah Rai Negara tepatnya di depan Kodim 16/17 Jembrana setelah sebelumnya Rabu (21/07/2021) malam,
Seperti diketahui Pemerintah pusat telah memberlakukan kebijakan PPKM level 3 untuk wilayah Jawa dan Bali. Kebijakan itu mulai berlaku dari tanggal 21 juli 2021 hingga 25 Juli 2021 mengganti kebijakan PPKM Darurat.
Bupati Tamba mengatakan saat ini vaksinasi menjadi perhatian utama pemerintah. Ia ingin seluruh warga Jembrana yang memenuhi syarat bisa divaksin.
“Untuk itu kemarin kita mulai sidak di Terminal Negara dengan menyasar setiap warga yang masuk ke terminal (pasar senggol) akan dicek, apakah mereka membawa surat vaksin atau tidak. Begitu juga hari ini kita lakukan sidak vaksin di Jalan Ngurah Rai depan Kodim 16/17 Jembrana. Bagi masyarakat yang tidak bisa menunjukkan keterangan sudah divaksin, kita sediakan fasilitas vaksin dan langsung dilayani vaksinasi di tempat,”ujar Tamba.
Sementara dari hasil sidak itu didapati ada masyarakat yang belum divaksin. Hal itu terbukti dari masyarakat yang terjaring razia tidak bisa menunjukkan keterangan vaksinasi dengan berbagai alasan. Tamba berharap dengan dilakukannya sidak vaksin ini masyarakat jadi disiplin dan mau untuk divaksin.
“Kenapa kok vaksin saja tidak mau, padahal vaksin ini penting untuk kesehatan kita bersama. Jika semua masyarakat tervaksin kekebalan kelompok akan terbentuk. Untuk itu kepada masyarakat yang belum divaksin, ayo vaksin datang ke tempat fasilitas vaksinasi yang sudah disediakan,” jelasnya.
Selain vaksin, dalam menghadapi pandemi serta di masa kebijakan PPKM Level III di Bali, ia terus mengajak masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. Menurutnya, vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan adalah solusi jitu menekan penyebaran covid-19.
“Tujuannya tentu agar semua masyarakat sehat dan terlindungi. Jika target vaksinasi terpenuhi dan semua masyarakat disiplin prokes akan menghentikan lonjakan kasus yang terjadi. Kita semua pasti ingin pandemi ini berakhir. Ikuti aturan pemerintah mari disiplin bersama demi kebaikan kita bersama,” harapnya.
Sementara dari hasil sidak tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Jembrana, dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata yang terjaring razia dari 21-22 Juli ditemukan sebanyak 54 orang yang belum divaksin.
“Kemarin malam, di Terminal Negara ada 19 orang yang tidak bisa menunjukkan bukti vaksin. Sementara untuk razia hari ini ada 35 orang yang terjaring belum melakukan vaksin dosis 1, dan semuanya sudah kita lakukan vaksinasi di tempat,” kata Oka Parwata.
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6037 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2252 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan