Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Pembacokan di Monang Maning, Pihak Finance Ikut Diproses
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengungkap peritiwa yang melatarbelakangi pembacokan di Monang Maning, sementara dari hasil lidik, kericuhan tersebut bermotif kasus finance antara debitur dan kreditur.
"Ada kemacetan dalam pembayaran angsuran dan kemudian pihak finance mungkin menyuruh oknum oknum tertentu untuk bisa menarik. Ini salah menurut hukum. Termasuk pihak finance akan kita proses," tegas perwira melati tiga di pundak itu, Sabtu 24 Juli 2021.
Mantan Wadireskrimsus Polda Papua Barat itu mengatakan sesuai Undang Undang Fidusia ada ketentuannya, apabila menarik atau ada wan prestasi harus ada putusan pengadilan.
"Tidak boleh main sita-sita. Jadi saya minta ini kejadian yang terakhir. Pihak finance akan kita tindak tegas apabila ada masih kejadian serupa terjadi lagi," pintanya.
Mantan Wakapolres Badung ini kembali menjelaskan bila ada wan prestasi seperti kejadian ini ada tunggakan dari pihak kredit motor dan mobil sebagainya tidak boleh asal main tarik. Ini harus sesuai ketentuan yang berlaku antara lain harus ada keputusan pengadilan.
"Apabila selama itu tidak ada, berarti itu dianggap tindakan kriminal. Dan finance akan kita proses," tegasnya lagi.
Saat ini kata Kombes Jansen, keenam tersangka sudah ditahan dan diperiksa. Dari 6 tersangka tersebut yang salah satunya pelaku utama Wayan S, 5 pelaku datang menyerahkan diri ke kantor Polisi.
"5 tersangka menyerahkan diri. Mereka gentle menyerahkan diri dan mereka kami proses sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.
Seperti diberitakan, keributan pecah di simpang Jalan Subur, Monang maning Denpasar Barat, pada Jumat 23 Juli 2021 sekitar pukul 15.00 WITA. Dua anggota ormas salah satunya korban Gede Budiarsana tewas dibacok gara gara masalah kredit motor.
Keduanya sempat mendatangi kantor Mata Elang yang biasa menarik motor kreditan macet dan terjadilah keributan. Para pelaku dari Mata Elang mengejar kedua korban yang lari ke jalan raya dengan melempar batu dan membawa senjata tajam.
Nahas, pria asal Kubutambahan Buleleng itu dibacok oleh Wayan S dengan parang di bagian kepala dan tangan. Sedangkan adiknya berhasil kabur dengan kendaraan gojek.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan