Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ekonomi Bali Semester I-2021 Masih Terkontraksi Minus 3,73%
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Total perekonomian Bali pada triwulan II-2021 yang diukur berdasarkan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) atas dasar harga berlaku (ADHB) tercatat sebesar Rp56,41 triliun.
Atau jika diukur atas dasar harga konstan (ADHK) tahun 2010, PDRB Bali tersebut tercatat sebesar Rp36,82 triliun. Dengan besaran tersebut, ekonomi Bali triwulan II-2021 tercatat tumbuh sebesar 5,73 persen jika dibandingkan dengan capaian triwulan I-2021 (q-to-q).
Sedangkan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (y-on-y), ekonomi Bali triwulan II-2021 tercatat tumbuh sebesar 2,83 persen. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Bali Hanif Yahya saat rilis pertumbuhan ekonomi Bali triwulan II-2021 secara daring.
Dari sisi produksi, struktur ekonomi Bali pada triwulan II-2021 masih didominasi oleh Kategori I (Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum) yang tercatat berkontribusi sebesar 17,03 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, kontribusi terbesar tercatat pada Komponen Konsumsi Rumah Tangga yaitu 54,04 persen.
Jika diakumulasikan pertumbuhan triwulan I-2021 dan triwulan II-2021, maka selama semester I-2021, ekonomi Bali tercatat tumbuh negatif atau terkontraksi sedalam -3,73 persen (c-to-c).
PDRB Menurut Lapangan Usaha
Perekonomian Bali pada triwulan II-2021 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) tercatat sebesar Rp. 56,41 triliun.
Sementara dalam hitungan atas dasar harga konstan (ADHK) tahun 2010, PDRB Bali tercatat sebesar Rp. 36,82 triliun. Jika diukur atas dasar harga berlaku (ADHB), total nilai tambah tersebut mengalami peningkatan sebesar Rp. 3,51 triliun dibandingkan capaian triwulan I-2021 (q-to-q) dan sebesar Rp. 2,55 triliun dibandingkan capaian triwulan II-2020 (y-on-y).
Walaupun mengalami peningkatan nilai tambah jika dibandingkan dengan periode triwulan I-2021, namun telah terjadi penurunan nilai tambah yang signifikan dari lapangan usaha yang terkait langsung dengan pariwisata yaitu Kategori I (Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum) serta Kategori H (Transportasi dan Pergudangan).
Jika sebelumnya, kontribusi nilai tambah dari Kategori I (Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum) bisa mencapai lebih dari 23 persen, namun sejak pandemi COVID-19 kontribusinya terus mengalami penurunan. Pada triwulan II-2021, kontribusinya hanya sebesar 17,03 persen dengan besaran nilai tambah Rp. 9,61 triliun.
Kondisi yang sama terkonfirmasi pada Kategori H (Transportasi dan Pergudangan) dengan penurunan nilai tambah yang juga cukup signifikan. Pada triwulan II-2021, nilai tambah yang tercipta pada Kategori H (Transportasi dan Pergudangan) hanya mencapai Rp. 3,4 triliun. Kontribusinya pun menurun signifikan dari kisaran 9 persen menjadi hanya 6 persen.
Penurunan kontribusi dari beberapa lapangan usaha tersebut, selanjutnya berimbas pada meningkatnya kontribusi lapangan usaha lain seperti Kategori A (Pertanian, Kehutanan dan Perikanan).
Pada Triwulan II-2021, kontribusi nilai tambah yang tercipta dari Kategori A (Pertanian, Kehutanan dan Perikanan) tercatat sebesar Rp. 8,7 triliun atau 15,49 persen. Persentase ini mengalami peningkatan dari kondisi tiga tahun terakhir sebelum pandemi COVID-19 yang hanya berada pada kisaran 13 persen.
Perubahan juga terjadi pada kategori lapangan usaha lainnya, sehingga juga berdampak pada perubahan struktur ekonomi Bali. Pada bagian selanjutnya, akan diuraikan tingkat pertumbuhan ekonomi Bali triwulan II-2021 dibandingkan dengan triwulan I-2021 (q-to-q), dibandingkan dengan triwulan II-2020 (y-on-y), serta kumulatif semester I-2021 dibandingkan semester I-2020 (c-to-c).
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan