Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Hari Kemerdekaan, Bentuk Refleksi Melawan Pandemi Covid-19
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Republik Indonesia saat ini telah berumur 76 tahun, namun dibalik itu kita melewati hampir setahun setengah menghadapi pandemi covid-19 terhitung sejak Maret 2020 tahun lalu.
Begitu banyak hal baru yang harus kita terima sebagai konsekuensi, dari berjalannya aktivitas sosial yang terbatas, ekonomi yang mulai terjun bebas hingga aktivitas pendidikan yang dilakukan secara daring.
Tentu hal ini menjadi perhatian serius bagi generasi-generasi muda yang kelak kemudian hari akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan negara ini, baik dari sektor apapun itu. Jangan sampai pandemi covid-19 saat ini justru menghantarkan kita kepada situasi ketidakpeduliaan terhadap berjalannya roda sosial yang berada dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, justru ini bisa menjadi pecut untuk kita generasi muda bahwa jiwa Nasionalisme kita masih tinggi.
Pandemi Covid-19 memang sudah merenggut kebiasaan normal yang biasa kita temukan hari-hari sebelum Covid-19 ini muncul. Sekarang kita dihadapkan pada situasi dimana kita harus menjaga jarak, mengurangi kapasitas serta intensitas sosial dan juga senantiasa menggunakan masker pada sebagian besar situasi dan kondisi.
Namun sekali lagi, jangan sampai Pandemi Covid-19 justru merenggut rasa cinta dan jiwa nasionalisme anak-anak muda yang ada di Republik Indonesia ini.
Mari jadikan hari Kemerdekaan Indonesia ini sebagai bentuk refleksi kita dalam menentukan langkah-langkah ke depan. Anak muda adalah kunci dari berlangsungnya regenerasi dari sebuah bangsa.
Tercatat dalam sejarah bahwa perubahan selalu dilahirkan melalui generasi-generasi muda. Sudah saatnya generasi muda saat ini bersatu, bergerak dan bertindak. Penuhi segala sektor yang kosong, sudah saatnya kita bangkit, entah itu menggunakan metode apapun.
Mulai dari saling membantu sama lain, hingga mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah yang dirasa kurang berpihak kepada masyarakat. Anak muda jangan takut bersuara, anak muda jangan takut bertindak, di umur Indonesia yang sudah menginjak 76 tahun ini dapat dikatakan sudah tidak muda lagi.
Mari galang solidaritas kaum kaum muda, kita tidak bisa diam lagi. Simpan ponselmu, bangun dari tempat tidurmu, dan buat perubahan di sekitarmu. Mungkin itu hadiah yang tak ternilai dari diri kita untuk Indonesia ke depan.
Dulu sempat ada yang berkata kepada saya, bahwa perubahan itu digagas oleh orang-orang yang berani, dikawal oleh orang-orang yang cerdas dan dijalankan oleh orang-orang yang tulus. Maka pastikan kitalah orang-orang berani, cerdas dan tulus itu. Dirgahayu Republik Indonesia
Arya Gangga
Aktivis KMHDI/Founder Praga Pustaka Bali
Reporter: bbn/opn
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8047 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5659 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan