Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 4 Oktober 2026
2022, Pandemi Covid-19 Jadi Endemi, Apa Persiapannya?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani bahwa pandemi Covid-19 akan bertransformasi jadi endemi di 2022 ditekankan lagi oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu.
Menurut dia, kemungkinan perkiraan tersebut terjadi sangat besar lantaran telah disepakati oleh 89 persen ilmuwan dan ahli virus dari 23 negara. Sehingga masyarakat mau tidak mau harus bersiap hidup bersama endemi Covid-19 pada tahun depan.
"Inilah kemudian yang harus kita antisipasi. Indonesia bersama dengan seluruh negara di dunia, kita harus melihat kemungkinan bahwa kita akan menuju ke kebiasaan baru. Katakanlah kita katakannya living with endemic," ujar Febrio dalam sesi teleconference, Rabu (18/8/2021).
Febrio menilai, dalam konteks ini mungkin tidak akan ada hal yang terlalu baru dibandingkan 2020/2021. Namun, ia mengingatkan agar pemerintah dan segenap komponen masyarakat benar-benar siap menghadapi pandemi yang berevolusi jadi endemi.
Dengan begitu, Febrio menekankan agar proses vaksinasi bisa lebih dipercepat. Kemudian disiplin 5M sudah harus menjadi budaya yang dipertahankan, hingga implementasi 3T yang terus dilakukan secara intensif.
"Dan, karena ini adalah sesuatu yang akan berkelanjutan, maka sistem kesehatan kita yang akan dites luar biasa selama 2 tahun ini kemudian harus ditingkatkan menjadi sistem kesehatan yang jadi semakin andal dan terus siaga," imbuhnya.
"Ini lah cara berpikir yang kemudian akan mewarnai masyarakat kita, perekonomian kita, dan juga dalam konteks saat ini kita berbicara soal budget, soal APBN kita," pungkas Febrio.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, Indonesia kemungkinan akan memasuki 2022 dengan peralihan pandemi Covid-19 menjadi endemi. Untuk itu, pemerintah pun telah menyiapkan langkah-langkah strategis di tahun depan.
"Kita mungkin melihat di 2022 akan mengalami suatu masa di mana pandemi menjadi endemi," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers Nota Keuangan, Jakarta, Senin (16/8).
Pernyataan tersebut, kata Sri Mulyani seiring dengan masukan berbagai ilmuwan. Namun demikian, peralihan tersebut harus disertai dengan perluasan vaksinasi serta kepatuhan masyarakat dalam melakukan protokol kesehatan.
"Sesuai dengan pandangan dari berbagai para ilmuwan mengenai apa kemungkinan future dari pandemi ini. Presiden menyampaikan kita akan terus merespon berbagai kondisi dengan kebijakan," katanya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1157 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 497 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 485 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 463 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 408 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung