Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Detik-Detik Aktivis Antimasker Banyuwangi Serang Hakim
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Putusan sidang vonis kasus pidana yang melibatkan aktivis antimasker Banyuwangi, Muhamad Yunus Wahyudi berakhir ricuh.
Yunus membuat ulah dengan menyerang ketua majelis hakim usai ketok palu vonis tiga tahun penjara atas kasus Kekarantinaan Kesehatan dan UU ITE. Video kericuhan itu pun beredar viral di media sosial. Salah satunya diunggah ulang oleh akun instagram @banyuwangi_hitss.
Dalam video terlihat aktivis anti masker Yunus duduk di depan ketua majelis hakim Khamozaru Waruwu. Yunus Wahyudi yang mengenakan kemeja putih dengan sorban melingkar di lehernya tersebut awalnya terlihat duduk dengan tenang.
Namun, setelah pembacaan putusan vonis persidangan, Yunus tiba-tiba saja berjalan dan kemudian melompat ke meja untuk memukul ketua majelis hakim. Tak hanya itu, dia juga berteriak sebelum akhirnya melompat ke meja. Sontak, hal tersebut membuat petugas yang berjaga langsung mengendalikan aksinya dan mengamankan Yunus.
Sebagai informasi, Muhamad Yunus Wahyudi merupakan terdakwa kasus berita bohong atau hoaks yang menyebarkan bahwa di Banyuwangi tidak ada Covid-19. Dia juga merupakan pelaku penjemputan paksa jenazah Covid-19 di salah satu rumah sakit di Banyuwangi .
Unggahan tersebut pun mendapat beragam reaksi dari warganet.
“Waraslah dalam berpikir. Anda hidup bersosial. Apa susahnya anda pakai masker.?,” ujar @asyu***.
“Gak warass,” kata @vi**.
“HUKUMANNYA KURANG GREGET, HARUSNYA SURUH CIUM PASIEN COVID YEKAN ,” timpal @muh**.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan