Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
3 Pemuda Beli Tembakau Gorila di Instagram Dituntut 6 Tahun
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tiga pemuda berumur 21 tahun, masing-masing Aris Sahputra, Kadek Okhi Mahendra dan Made Bramasta, oleh Jaksa dituntut hukuman selama 6 tahun penjara.
Ketiganya dihukum terkait kepemilikan tembakau sintetis atau yang sering dikenal tembakau Gorila dengan berat bersih 75,34 gram.
Dihadapan Hakim Novyartha,SH.,MH melalui sidang online, Jaksa IBP Swadharma Diputra,SH.,MH.,menjerat ketiga remaja ini dengan Pasal 112 (1) UU Narkotika No.35 tahun 2009.
Pada amar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), menyebutkan bahwa awalnya Polisi mengamankan terdakwa Aris di wilayah Padangsambian. Saat itu ada 5 paket tembakau sintetis berhasil diamankan petugas.
Tidak menunggu lama, di hari itu juga sekitar pukul 10.45 WITA, Jumat 9 April 2021, petugas menuju ke tempat Kos terdakwa Okhi di Jalan Bhuana Raya, Gang Bhuana Listrik, Kamar Kos Dalung Jaya, Denpasar.
"Pengakuan terdakwa Aris, menyebutkan masih menyimpan tembakau sintetis di tempat kos terdakwa Okhi," sebut Jaksa, Kamis (26/8).
Dari pengembangan ini, ada 27 paket sabu yang berhasil ditemukan petugas dan diakui keseluruhannya milik dari terdakwa Aris.
Sedangkan terdakwa Okhi bersama satu lagi rekannya bernama Bramasta diminta untuk membantu memecah tembakau menjadi beberapa paket serta membantu untuk melakukan tempelan.
Polisi pun meminta terdakwa Aris untuk menghubungi Bramasta. Saat tiba di Kos Okhi, Polisi langsung melakukan pemeriksaan pada terdakwa Bramasta yang hasilnya ditemukan 1 paket tembakau sintetis.
Jadi dari tangkapan ini, barang bukti yang berhasil dikumpulkan ada 28 paket pelastik berisikan masing-masing tembakau Sintetis dengan berat keseluruhan 75,34 gram.
Menariknya, dari uraian berkas tuntutan menyebutkan bahwa terdakwa Aris mengakui bahwa seluruh paket berisi tembakau sintetis adalah miliknya yang dibeli dari seseorang di akun Instagram seharga Rp.4 juta. Namun, pihak JPU menuntut ketiga pemuda ini dengan hukuman yang sama.
"Memohon kepada majelis hakim di pengadilan Negeri Denpasar ini menghukum kepada masing-masing terdakwa pidana penjara selama 6 tahun, dikurangi selama terdakwa ditahan," tuntut Jaksa.
Selain hukuman 6 tahun penjara. Ketiga remaja ini juga dikenakan pidana denda yang sama yaitu sebesar Rp.800.0000 dengan ketentuan dapat digantikan dengan penjara selama 6 bulan.
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4675 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2656 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2315 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2234 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan