Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Koki Ini Tewas Digigit Ular Kobra Yang Akan Ia Masak
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang koki di China tewas diserang kepala ular kobra yang sudah ia penggal. Menyadur The Quint Jumat (3/9/2021), kepala ular itu masih bisa menggigit meskipun sudah terpisah dari tubuhnya.
Peristiwa ini terjadi pada tahun 2014 lalu, namun masih menjadi topik hangat hingga saat ini. Koki bernama Peng Fan dari Foshan, provinsi Guangdong, Cina Selatan, ini sedang membuat sup dari daging ular kobra.
Hal pertama yang ia lakukan adalah memotong kepala kobra, menyisihkan dan mulai menyiapkan sup. Ketika dia kembali untuk mengambil daging ular dan membuang kepalanya yang sudah terpisah, tiba-tiba kepala itu menggigitnya hingga ia tewas.
Para tamu di restoran mendengar keributan sebelum mencari tahu apa yang terjadi. Pada saat polisi dan ambulans tiba di sana, Peng Fan sudah meninggal.
Seorang polisi juga mengatakan bahwa racun kobra ini sangat buruk karena mengandung neurotoksin yang dapat membunuh atau melumpuhkan seseorang dalam waktu 30 menit.
Ular yang sudah dipenggal, termasuk dari jenis kobra, masih bisa bereaksi hingga satu jam setelah ia dieksekusi. Jadi sebenarnya hal ini sangat umum terjadi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan