Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Bayi Kembar Tewas Setelah Ditinggal di Dalam Mobil
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sepasang bayi kembar di Georgia ditemukan tewas setelah ditinggal di dalam mobil selama 9 jam. Bayi bernama Brayden dan Bryson McDaniel ini berumur 20 bulan.
Menyadur New York Post Minggu (5/9/2021), dua bayi ini ditemukan di pusat penitipan anak di Georgia. Laporan koroner menyebut mereka tewas karena kepanasan.
Brayden dan Bryson McDaniel berada di kursi mobil setelah salah satu orang tua kemungkinan lupa mengantar anak-anak ke penitipan anak di Sunshine House Early Learning Academy.
Orang tuanya pergi bekerja, kata Richland County Koroner Naida Rutherford dalam sebuah pernyataan Kamis. Saudara itu ditemukan tidak responsif pada sore hari ketika salah satu orang tua muncul pukul 5:30 untuk menjemput mereka hari Rabu.
“Jika ini adalah kecelakaan yang tidak menguntungkan, kami berdoa agar keluarga itu suatu hari menemukan kedamaian,” kata Rutherford. Ia menambahkan pihak berwenang terus menyelidiki kematian tersebut. "Kami memiliki dua orang tua yang sangat putus asa."
Kasus bai ditinggal di dalam mobil sering terjadi di Amerika, tapi tak semuanya disengaja. Dalam banyak kasus, orang tua sering lalai atau lupa dan berakibat fatal.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1982 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun