Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Viral Warga Kibarkan Bendera Nyerah: Maju Mundur Mati, Bangke
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Warga Bali digemparkan video pengibaran bendera putih bertuliskan "Nyerah" diperkirakan menyinggung masa Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 saat ini.
Video tersebut viral dan menjadi perbincangan hangat warganet. Diduga kuat video tersebut diperkirakan lokasi berada di Bali. Dua pengibar bendera tersebut terlihat mengenakan kamben. Bahkan ada pura dan juga genteng rumah bermotif Bali.
Sejumlah warganet menduga pengibar bendera itu asli warga Bali.
"Kalau melihat logatnya pengibar bendera warga Bali. Dilihat dari bicaranya (logat Bali)," beber sumber, Rabu 8 September 2021.
Disebutkan, video tersebut berdurasi 29 detik. Dua pria misterius tampak mengibarkan bendera putih layaknya upacara bendera. Seorang mengikatkan bendera dan seorang lainnya menarik tali. Sambil menaikan bendera, lelaki yang sebelumnya bertugas memegang bendera itu komat kamit.
"Nyerah. Maju mati, mundur mati. Bangke," ungkap pria kacamata berambut gondrong, yang mengenakan pakaian serba putih.
Sumber menyebutkan, bendera putih yang dikibarkan merupakan tanda bahwa mereka tak lagi sanggup menghadapi Covid-19 yang telah menghancurkan perekonomian mereka.
Hingga kini Kabid Humas Polda Kombes Pol Syamsi belum bisa dikonfirmasi terkait pengibaran bendera merah putih tersebut.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7457 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5622 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3524 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2382 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan