Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 8 Juli 2026
Hotman Paris Bandingkan Kasus Saipul Jamil dengan Koruptor
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Hotman Paris mempertanyakan nasib Saipul Jamil di televisi. Sebab setelah aksi protes dan petisi boikot, membuat pihak televisi khawatir mengundang sang pedangdut di programnya.
Selain protes, hadir pula surat dari Komisi Penyiaran Indonesia pada Saipul Jamil, 6 September 2021. Namun isinya tidak secara tegas mengatakan mantan suami Dewi Perssik ini diperbolehkan tampil atau tidak di televisi.
"Surat KPI ini tidak tegas melarang, tapi perusahaan tv jadi khawatir kalau mengundang beliau," ucap Hotman Paris Hutapea di Instagram, Kamis (9/9/2021).
Jika Saipul Jamil tidak diperbolehkan tampil di televisi, Hotman Paris meminta alasan. Apakah hal ini terkait dengan kasus pencabulan dan suap.
"Saya agak bertanya-tanya, Saipul Jamil ini kan sudah menjalani hukuman dengan taat. Pihak berwenang yang menjatuhkan hukuman ini adalah pengadilan dan sudah selesai," tutur pengacara 61 tahun ini.
Dalam hukumannya pun, Hotman Paris melihat tidak ada vonis bahwa hak Saipul Jamil untuk tampil di televisi dicabut. Pengacara kondang ini kemudian membandingkan kasus Saipul Jamil dengan koruptor.
"Di perkara korupsi, sering divonis (koruptor) di samping masuk penjara, dihilangkan juga hak politiknya. (Kasus Saipul Jamil) keputusan pengadilan tidak menghapus haknya masuk tv," ucapnya memaparkan.
Untuk itu, Hotman Paris meminta KPI secara tegas memberikan keputusan apakah Saipul Jamil boleh tampil di tv atau tidak. Termasuk memberikan pengumuman kepada media elektronik tersebut.
"Mohon KPI mempertegas, menyurati ke perusahaan televisi. Apakah boleh Saipul Jamil ini tampil di tv atau tidak," jelasnya.
Karena karena nasib Saipul Jamil yang seolah menggantung ini, pelantun Tak Bosan itu sudah mendapatkan kerugian.
"Bahkan ada kontrak yang dibatalkan," terang Hotman Paris Hutapea.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3608 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1175 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1032 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 754 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun