Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
Viral Ibu Hamil Ngidam Mau Minum Disinfektan dan Air Sabun
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ibu hamil ngidam mau minum disinfektan dan air sabun Dettol. Menyadur Daily Mail, seorang wanita asal Brisbane mengakui jika dirinya terobsesi bau sabun Dettol semenjak hamil anak kedua.
Wanita tersebut bahkan membagikan curhatannya di media sosial Facebook. Selain menyebut dirinya ngidam Dettol, wanita ini bertanya di mana ia bisa membeli botol ukuran besar.
"Botol kecil dari (supermarket) Woolworths habis dalam sehari saat ini," ungkapnya.
Meski saat ini ia hanya terobsesi dengan bau sabun disinfektan, ibu hamil tersebut menjelaskan bahwa ia ingin meminum sabun jika bisa.
Kondisi mengidam sabun yang dialami ibu hamil tersebut dinamakan PICA. PICA adalah gangguan makan ketika seseorang ingin mengonsumsi benda selain makanan.
Melihat curhatan ibu tersebut, tak sedikit warganet yang memberikan saran. Selain itu, ada pula yang mengaku ngidam hal serupa.
Bahkan, ibu hamil ini disarankan untuk membeli sabun Dettol batangan jika dirinya masih belum bisa menemukan botol ukuran besar.
"Aku tidak bercanda bahwa aku punya keinginan untuk meminumnya," tambah ibu hamil satu ini.
Untuk menahan diri agar tidak minum sabun disinfektan, ibu ini mengungkap bahwa ia beralih membersihkan rumah setiap hari.
"Aku mengepel setiap hari, jelas menggunakan lebih banyak sabun dari yang dibutuhkan demi baunya. Aku juga menggunakannya langsung ke benda-benda lain."
Selain ibu yang mengaku ngidam sabun disinfektan saat hamil tersebut, ada pula ibu yang mengungkap bahwa dirinya ngidam sabun pemutih.
Kemudian, ada pula warganet yang menyebut bahwa dirinya ngidam minum air mandi saat tengah hamil dulu. Kondisi PICA sendiri terkadang disebabkan oleh kurangnya zat besi. Hal ini menyebabkan ibu hamil ngidam bau tertentu seperti sabun, bahkan ingin memakannya.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, ibu hamil disarankan mengunjungi dokter. Biasanya, dokter akan memberikan vitamin, mengubah pola makan, atau melakukan transfusi darah.
Tak hanya itu, kondisi PICA juga bisa hilang dengan sendirinya setelah ibu hamil melahirkan nanti.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1451 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1228 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 676 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 565 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 538 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung