Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 8 Juli 2026
Viral Ibu Hamil Ngidam Mau Minum Disinfektan dan Air Sabun
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ibu hamil ngidam mau minum disinfektan dan air sabun Dettol. Menyadur Daily Mail, seorang wanita asal Brisbane mengakui jika dirinya terobsesi bau sabun Dettol semenjak hamil anak kedua.
Wanita tersebut bahkan membagikan curhatannya di media sosial Facebook. Selain menyebut dirinya ngidam Dettol, wanita ini bertanya di mana ia bisa membeli botol ukuran besar.
"Botol kecil dari (supermarket) Woolworths habis dalam sehari saat ini," ungkapnya.
Meski saat ini ia hanya terobsesi dengan bau sabun disinfektan, ibu hamil tersebut menjelaskan bahwa ia ingin meminum sabun jika bisa.
Kondisi mengidam sabun yang dialami ibu hamil tersebut dinamakan PICA. PICA adalah gangguan makan ketika seseorang ingin mengonsumsi benda selain makanan.
Melihat curhatan ibu tersebut, tak sedikit warganet yang memberikan saran. Selain itu, ada pula yang mengaku ngidam hal serupa.
Bahkan, ibu hamil ini disarankan untuk membeli sabun Dettol batangan jika dirinya masih belum bisa menemukan botol ukuran besar.
"Aku tidak bercanda bahwa aku punya keinginan untuk meminumnya," tambah ibu hamil satu ini.
Untuk menahan diri agar tidak minum sabun disinfektan, ibu ini mengungkap bahwa ia beralih membersihkan rumah setiap hari.
"Aku mengepel setiap hari, jelas menggunakan lebih banyak sabun dari yang dibutuhkan demi baunya. Aku juga menggunakannya langsung ke benda-benda lain."
Selain ibu yang mengaku ngidam sabun disinfektan saat hamil tersebut, ada pula ibu yang mengungkap bahwa dirinya ngidam sabun pemutih.
Kemudian, ada pula warganet yang menyebut bahwa dirinya ngidam minum air mandi saat tengah hamil dulu. Kondisi PICA sendiri terkadang disebabkan oleh kurangnya zat besi. Hal ini menyebabkan ibu hamil ngidam bau tertentu seperti sabun, bahkan ingin memakannya.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, ibu hamil disarankan mengunjungi dokter. Biasanya, dokter akan memberikan vitamin, mengubah pola makan, atau melakukan transfusi darah.
Tak hanya itu, kondisi PICA juga bisa hilang dengan sendirinya setelah ibu hamil melahirkan nanti.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3608 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1175 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1032 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 755 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun