Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Ratusan Burung Pipit di Balai Kota Mati Secara Misterius
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah video yang memperlihatkan ratusan burung pipit mati di Balai Kota Cirebon viral di jejaring media sosial. Ratusan bangkai burung pipit tersebut tercecer di antara pepohonan besar yang ada di Balai Kota Cirebon.
Beberapa ekor burung masih terlihat hidup namun tak bisa terbang karena terkena air hujan. Belum diketahui apa yang menyebabkan ratusan burung pipit itu mati.
Terlihat sejumlah pegawai Balai Kota Cirebon sibuk mengangkat bangkai burung pipit itu. Beberapa ekor burung masih terlihat hidup namun tak bisa terbang karena terkena air hujan
Kematian massal burung pipit tersebut bersamaan dengan guyuran hujan deras di daerah Cirebon. “Ini pertama kali nya dan tidak tahu apa penyebabnya,” kata salah seorang pegawai sembari mengangkat bangkai burung, Selasa (14/9/2021).
Beberapa orang yang datang ke Balai Kota Cirebon pun mengungkapkan simpati atas kematian massa Burung Pipit itu. Fenomena yang dianggap langka tersebut oleh sebagian orang direkam. Mereka mengaku kejadian tersebut belum pernah terjadi.
Sejumlah ASN Kota Cirebon tampak berusaha menyelamatkan burung pipit yang masih hidup dengan memindahkannya ke lokasi lain.
“Kasihan kalau sampai terlindas mobil,” ungkap seorang pegawai. Belum diketahui pula lokasi lain yang mengalami peristiwa serupa selain di Balai Kota Cirebon.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2181 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2009 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1923 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun