Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ratusan Burung Pipit di Balai Kota Mati Secara Misterius
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah video yang memperlihatkan ratusan burung pipit mati di Balai Kota Cirebon viral di jejaring media sosial. Ratusan bangkai burung pipit tersebut tercecer di antara pepohonan besar yang ada di Balai Kota Cirebon.
Beberapa ekor burung masih terlihat hidup namun tak bisa terbang karena terkena air hujan. Belum diketahui apa yang menyebabkan ratusan burung pipit itu mati.
Terlihat sejumlah pegawai Balai Kota Cirebon sibuk mengangkat bangkai burung pipit itu. Beberapa ekor burung masih terlihat hidup namun tak bisa terbang karena terkena air hujan
Kematian massal burung pipit tersebut bersamaan dengan guyuran hujan deras di daerah Cirebon. “Ini pertama kali nya dan tidak tahu apa penyebabnya,” kata salah seorang pegawai sembari mengangkat bangkai burung, Selasa (14/9/2021).
Beberapa orang yang datang ke Balai Kota Cirebon pun mengungkapkan simpati atas kematian massa Burung Pipit itu. Fenomena yang dianggap langka tersebut oleh sebagian orang direkam. Mereka mengaku kejadian tersebut belum pernah terjadi.
Sejumlah ASN Kota Cirebon tampak berusaha menyelamatkan burung pipit yang masih hidup dengan memindahkannya ke lokasi lain.
“Kasihan kalau sampai terlindas mobil,” ungkap seorang pegawai. Belum diketahui pula lokasi lain yang mengalami peristiwa serupa selain di Balai Kota Cirebon.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4621 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan