Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Viral Kakak Usir Sahabat Palsu di Acara Pemakaman Adik
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang kakak di California mengusir tamu di pemakaman adiknya karena menurutnya, sahabat palsu tak dibutuhkan di acara yang damai ini. Menyadur New York Post Minggu (19/9/2021), aksi ini cukup memalukan karena wanita itu diusir dari podium, menggunakan pengeras suara.
Jasmine Parsad sangat berduka atas kepergian sang adik, Ariyanna hingga ia tak bisa lagi membendung perasaannya, terutama ketika melihat si sahabat palsu datang ke acara pemakaman.
Ia menuduh wanita itu meminjam uang adiknya dan sang adik disebut tak menyukai sosoknya, sehingga ia merasa berhak 'mendiskualifikasi' wanita itu.
Jasmine juga mengatakan wanita itu tak menyumbang untuk acara pemakaman ini, jadi sangat masuk akal untuk menyuruhnya keluar dari ruangan saat itu juga.
"Kamu bisa meninggalkan ruangan, ya, selamat tinggal, jangan kaget sekarang."
Jasmine mengatakan, dia ingin memberi pemakaman dengan sentuhan drama TV hit "Pretty Little Liars, pada adiknya," lapor Daily Dot.
TikTok-nya telah menjadi viral sejak dengan 15 juta tampilan dan 3,1 juta suka.
Tabrakan di Arizona pada bulan Agustus menyebabkan Ariyanna Parsad, 18, dan sahabatnya meninggal, menurut Fox 10 Phoenix.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2857 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun