Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Karangasem Rancang Kembali PTM Secara Terbatas
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kabupaten Karangasem kembali merancang rencana pembelajaran tatap muka (PTM) seiring melandainya kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Karangasem, I Wayan Sutrisna saat dikonfirmasi membenarkan rencana tersebut saat dikonfirmasi, Jumat, (24/09/2021).
Menurut Sutrisna, pihaknya sudah melaksanakan rapat terkait pembahasan rencana PTM tersebut bersama sejumlah pihak terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, BPBD, Satpol PP, Ketua MKKS SMA dan Ketua MKKS SMK yang dipimpin oleh Asisten Administrasi umum bertempat di ruang Sekda Kabupaten Karangasem pada Rabu, (22/09/2021) lalu.
"Dari hasil rapat tersebut, secara umum satuan Pendidikan Paud, SD, SMP, SMA dan SMK se-Kabupaten Karangasem dari segi daftar isian dapodik, hasil verifikasi lapangan dan kondisi sekolah telah siap untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, " ujarnya menyampaikan hasil rapat tersebut.
Hasil rapat juga menyebutkan bahwa untuk lebih memastikan kesiapan satuan pendidikan dalam pelaksanaan PTM, Satdik perlu melampiri data tentang data Peduli Lingkungan bagi Warga sekolah, yang ditandatangani oleh Kepala Satuan Pendidikan lalu dikirim Ke Disdikpora.
Selain itu, PTM terbatas yang dilaksanakan oleh Satuan Pendidikan harus mengacu pada aturan yang ada, baik Keputusan Bersama 4 mentri (Menteri Pendidikan dan kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri), maupun SE Gubernur Bali, serta menerapkan Prokes secara ketat, waktu belajar maksimal 90 menit tanpa istirahat.
"Untuk Jenjang SD, SMP, SMK, SMA jumlah siswa yang PTM maksimal 50%, dan bila jumlah siswa banyak maka persentase diatur oleh Kasatdik dengan mengikuti Protokol Kesehatan yang ketat nah untuk Paud sederajat maksimal 33% dengan jumlah siswa maksimal 5 orang per kelas," terang Sutrisna.
Namun demikian, Sutrisna masih belum menyebutkan kapan PTM secara terbatas yang direncanakan tersebut akan dimulai di Kabupaten Karangasem. Ia mengaku tak mau gegabah dalam hal ini, karena banyak berita di daerah lain, terjadi klaster sekolah setelah melaksanakan PTM.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4636 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan