Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Karangasem Rancang Kembali PTM Secara Terbatas
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kabupaten Karangasem kembali merancang rencana pembelajaran tatap muka (PTM) seiring melandainya kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Karangasem, I Wayan Sutrisna saat dikonfirmasi membenarkan rencana tersebut saat dikonfirmasi, Jumat, (24/09/2021).
Menurut Sutrisna, pihaknya sudah melaksanakan rapat terkait pembahasan rencana PTM tersebut bersama sejumlah pihak terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, BPBD, Satpol PP, Ketua MKKS SMA dan Ketua MKKS SMK yang dipimpin oleh Asisten Administrasi umum bertempat di ruang Sekda Kabupaten Karangasem pada Rabu, (22/09/2021) lalu.
"Dari hasil rapat tersebut, secara umum satuan Pendidikan Paud, SD, SMP, SMA dan SMK se-Kabupaten Karangasem dari segi daftar isian dapodik, hasil verifikasi lapangan dan kondisi sekolah telah siap untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, " ujarnya menyampaikan hasil rapat tersebut.
Hasil rapat juga menyebutkan bahwa untuk lebih memastikan kesiapan satuan pendidikan dalam pelaksanaan PTM, Satdik perlu melampiri data tentang data Peduli Lingkungan bagi Warga sekolah, yang ditandatangani oleh Kepala Satuan Pendidikan lalu dikirim Ke Disdikpora.
Selain itu, PTM terbatas yang dilaksanakan oleh Satuan Pendidikan harus mengacu pada aturan yang ada, baik Keputusan Bersama 4 mentri (Menteri Pendidikan dan kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri), maupun SE Gubernur Bali, serta menerapkan Prokes secara ketat, waktu belajar maksimal 90 menit tanpa istirahat.
"Untuk Jenjang SD, SMP, SMK, SMA jumlah siswa yang PTM maksimal 50%, dan bila jumlah siswa banyak maka persentase diatur oleh Kasatdik dengan mengikuti Protokol Kesehatan yang ketat nah untuk Paud sederajat maksimal 33% dengan jumlah siswa maksimal 5 orang per kelas," terang Sutrisna.
Namun demikian, Sutrisna masih belum menyebutkan kapan PTM secara terbatas yang direncanakan tersebut akan dimulai di Kabupaten Karangasem. Ia mengaku tak mau gegabah dalam hal ini, karena banyak berita di daerah lain, terjadi klaster sekolah setelah melaksanakan PTM.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2797 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2029 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1973 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun