Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Viral Oknum Ormas Palak dan Pukul Pedagang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang anggota Organiasi Masyarakat (Ormas) palak dan pukul pedagang di Puri Beta Tangerang viral di media sosial. Aksi oknum ormas palak pedagang viral usai diunggah @viralciledug, Jumat (24/9/2021). Selain memalak pedagang oknum ormas itu pukul korban dan memalak dengan dalih buat anak yatim.
Dalam video berdurasi satu menit itu, terlihat pria yang memalak mengenakan baju hitam, celana jins pendek, dan mengenakan jam di tangan kanannya.
Kemudian, pemalak tersebut memukul wajah pedagang menggunakan tangan kanannya. Namun, pedagang itu sama sekali tidak melawan. Setelah melakukan tindakan kekerasan tersebut, oknum itu memalak dan meminta uang dengan mengatasnamakan santunan yatim piatu.
Pedagang itu, terlihat membela diri. Akan tetapi, oknum ormas itu, justru tidak mendengarkan, bahkan memukul untuk kedua kalinya.
Akibat kekerasan itu, pedagang itu memilih untuk membayar. Akan tetapi, oknum ormas menolak menerima uang itu, lalu mengancam akan membunuh pedagang tersebut.
"Gue tunggu lo ya entar di Giant. Gue tunggu lo, gue matiin lo entar ya," kata oknum.
Semantara itu, Kapolsek Ciledug Kompol Poltar L Gaol belum mengetahui perihal peristiwa tersebut.
Kendati demikian, pihaknya akan melakukan penyelidikan perihal kejadian tersebut untuk mengetahui kebenaran dari video viral itu.
"Saya akan arahkan anggota untuk cek," tandasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1978 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1827 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1739 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun