Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Usia Ideal dan Aman Untuk Hamil
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Orang-orang percaya bahwa peluang seorang wanita untuk hamil berkurang secara drastis setelah dia mencapai usia lebih dari 30 tahun. Memang seiring berjalannya waktu, cadangan telur Anda berkurang, kualitas telur menurun dan hormon berubah, yang pada gilirannya, menurunkan peluang Anda untuk mencapai kehamilan yang sukses.
Meskipun hamil mungkin menantang bagi sebagian orang setelah usia tertentu, beberapa mungkin mencapainya di usia 30 bahkan 40an tanpa masalah. Banyak faktor yang memainkan peran penting pada kehamilan di usia berapapun, seperti status kesehatan saat ini dan menopause.
Kesuburan seorang wanita tergantung pada jumlah rata-rata sel telur yang dia miliki pada usia tertentu. Secara umum, pubertas dimulai dengan jumlah telur berkisar antara 3.00.000 hingga 5.00.000 dan jumlah tersebut turun menjadi sekitar 25.000 pada sekitar usia 37 tahun dan terus menurun hingga 1.000 atau kurang pada usia 51 tahun.
Namun, dilansir dari The Healthsite, kemungkinan hamil secara organik (tanpa bantuan medis) setelah satu tahun mencoba pada usia kurang dari 30 tahun adalah 85 persen, usia 30 tahun 75 persen, usia 35 tahun 66 persen, dan usia 40 tahun adalah 44 persen.
Penelitian menunjukkan bahwa peluang Anda untuk hamil adalah 1 dari 4 meskipun jumlah telur lebih banyak dan usia 20-an atau awal 30-an.
Hanya 1 dari 10 wanita hamil pada setiap siklus, setelah mereka mencapai usia 40. Kemungkinan hamil melalui teknologi reproduksi berbantuan (ART) di antara mereka yang berusia di bawah 35 tahun adalah 31 persen, antara 35 hingga 37 tahun adalah 24 persen , usia 38 hingga 40 tahun adalah 16 persen, usia 41 hingga 42 tahun adalah 8 persen dan usia 43 tahun ke atas adalah 3 persen.
Sehingga, kehamilan dapat dicapai oleh banyak wanita setelah usia 35 tahun. Namun dengan bertambahnya usia ibu, ada risiko tertentu juga yang cenderung meningkat baik untuk ibu dan bayi. Meliputi masalah infertilitas, keguguran, kromosom masalah, diabetes gestasional, tekanan darah tinggi, berat badan lahir rendah, persalinan sesar, dan lainnya.
Dengan demikian, Anda dianjurkan untuk selalu berkonsultasi dengan ahli jika merencanakan kehamilan di atas usia 35 tahun untuk membahas manfaat dan risikonya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3314 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan