Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Viral Warganet Jual Kulkas Harga Rp300 Perak
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kekinian, tidak sedikit orang-orang yang menjual barang bekas secara online melalui berbagai jejaring sosial, mulai dari Twitter, Facebook hingga Instagram. Seperti yang dilakukan oleh warganet jual kulkas bekas ini.
Umumnya, agar menarik perhatian pembeli, penjual memasang foto produk asli dan memberikan deskripsi secara rinci barang yang hendak dijual. Beberapa waktu lalu, publik dibuat tepuk jidat usai menyaksikan iklan jualan kulkas yang diunggah oleh salah seorang warganet.
Melalui akun Facebook, warganet ini menawarkan kulkas bekas dengan harga murah meriah yakni Rp300 perak saja. Dari foto yang diunggah, tampak kulkas dengan kondisi memprihatinkan. Kaca bagian freezer sudah hilang dan penampakannya tampak begitu tidak terawat.
"Minus cuma kaca yang nggak ada dan pintu sampingnya agak kebuka. Selebihnya bagus,"tulis si penjual.
Foto warganet jual kulkas bekas harga Rp300 perak tersebut mendadak viral usai diunggah kembali oleh akun Twitter @txtdarigajelas.
Tidak sedikit kemudian warganet yang ikut emosi ketika membaca deskripsi dan iklan kulkas bekas itu.
Beberapa orang bahkan memberikan berbagai tanggapan mereka melalui kolom komentar.
"Kulkas Hiroshima Nagasaki tahun 1945 ini mah," sebut salah seorang warganet.
"Selebihnya bagus coba, kok ngakak sih. Bagus untuk tidak dipakai mungkin ya maksudnya,"imbuh warganet lain.
"Tapi sebenarnya kayak gini masih bisa dipakai buat lemari baju lo,"timpal warganet lainnya memberikan solusi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3341 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan