Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
4 Kebiasaan Yang Meningkatkan Risiko Stroke
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Stroke merupakan kondisi serius yang terjadi ketika suplai darah ke berbagai atau bagian otak terganggu. Akibat terhentinya atau tersumbatnya suplai darah, jaringan otak tidak menerima oksigen dan nutrisi, hingga menyebabkan stroke.
Ada banyak hal yang meningkatkan risiko stroke, salah satunya kebiasaan sehari-hari.
Berdasarkan News18, peneliti telah menganalisis beberapa kebiasaan yang meningkatkan risiko stroke, yakni:
1. Tidak melakukan aktivitas fisik
Tidak aktif bergerak hanya akan meningkatkan risiko obesitas hingga mengundang serangkaian penyakit. Kondisi ini membuat Anda rentan terhadap kondisi kronis dan meningkatkan risiko stroke.
Olahraga teratur dan mengonsumsi makanan sehat dapat melindungi Anda dari segala macam kondisi dan komplikasi yang mengancam jiwa, termasuk stroke.
2. Merokok
Selain membuat kesehatan jantung dan fungsi pernapasan memburuk, merokok membuat seseorang lebih rentan terhadap stroke. Para ahli di John Hopkins Medicine menyatakan bahwa merokok hampir dua kali lipat meningkatkan risiko stroke iskemik.
3. Pesta alkohol
Para ahli tidak menyarankan untuk mengonsumsi lebih dari dua minuman per hari karena dapat meningkatkan tekanan darah.
NHS (layanan kesehatan Britania Raya) mendefiniskan pesta minum minuman keras sebagai minum banyak alkohol dalam waktu singkat atau minum agar mabuk.
4. Kondisi medis
Orang dengan kondisi medis seperti diabetes, kolesterol ringgi, hipertensi, Fibrilasi Atrium (AF) memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita stroke.
Namun, ini semua adalah faktor risiko yang dapat dikontrol' Tetapi jika ada riwayat keluarga, usia, jenis kelamin adalah faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan.
Seseorang harus segera bertindak jika mereka melihat seseorang menderita stroke. Untuk mengobati stroke iskemik, dokter umumnya akan melakukan prosedur untuk mengembalikan aliran darah ke otak. Dalam kasus stroke hemoragik, pembedahan dapat terjadi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan