Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Waingapu Terasa Hingga Bima
BERITABALI.COM, NTB.
Wilayah Bima dan Waingapu diguncang gempa bumi tektonik pada Kamis (7/10) pukul 13.13 WITA. Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=4,9. Episenter terletak pada koordinat 8,39° LS; 119,54° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 41 km barat laut Labuhan Bajo, NTT pada kedalaman 170 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktifitas subduksi lempeng Indo-Australia dibawah lempeng Eurasia," jelas Ardhianto Septiadhi, Kepala Stasiun Geofisika Mataram, dalam rilisnya Kamis (7/10).
Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Bima dan Waingapu III MMI Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu, Labuhan Bajo II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut," terang Ardhianto.
Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan, bahwa gempa bumi ini tidak Berpotensi tsunami. Hingga hari Kamis, pukul 13.57 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan