Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Waingapu Terasa Hingga Bima
BERITABALI.COM, NTB.
Wilayah Bima dan Waingapu diguncang gempa bumi tektonik pada Kamis (7/10) pukul 13.13 WITA. Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=4,9. Episenter terletak pada koordinat 8,39° LS; 119,54° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 41 km barat laut Labuhan Bajo, NTT pada kedalaman 170 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktifitas subduksi lempeng Indo-Australia dibawah lempeng Eurasia," jelas Ardhianto Septiadhi, Kepala Stasiun Geofisika Mataram, dalam rilisnya Kamis (7/10).
Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Bima dan Waingapu III MMI Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu, Labuhan Bajo II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut," terang Ardhianto.
Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan, bahwa gempa bumi ini tidak Berpotensi tsunami. Hingga hari Kamis, pukul 13.57 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2719 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun