Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Coba Cabuli Anak Bosnya, Sopir Truk Kritis Dihajar Massa
BERITABALI.COM, NTB.
Sopir Truk berinisial KS (40 tahun), pria yang berasal Dusun Kalaki, Desa Panda Kecamatan Palibelo hendak melakukan pemerkosaan terhadap seorang gadis inisial SS, yang merupakan anak bosnya pada Kamis (7/10).
Kronologisnys, KS merupakan supir Truk orang tua korban, KS mendatangi rumah Bosnya untuk mencari truk. Awalnya pelaku datang ke rumah korban dan menanyakan kunci truk.
Sementara kendaraan truk baru habis digunakan pelaku mengangkut pasir. Karena kondisi rumah sepi, KS mencoba melampiaskan nafsu bejatnya kepada korban.
"Saat itu orang tua korban sedang di tempat pacuan kuda Sambinae Kota Bima. Karena rumah sepi, pelaku hendak memperkosa korban," kata Kasat Reskrim Polres Bima, Iptu Masdidin.
Beruntung saat itu SS tidak menjadi korban pemerkosaan pelaku. Berkat teriakan minta tolong yang keras, korban terselamatkan oleh warga setempat.
"Warga yang mendengar teriakan korban langsung datang ke TKP. Lalu menghakimi pelaku setelah mendapat pengakuan korban," terangnya.
Tidak lama setelah kejadian, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Panda dipimpin oleh Ka Pospol Palibelo, Ipda Johansyah mendatangi TKP untuk mengevakuasi pelaku untuk dirawat di RSUD Bima.
"Tim INAFIS Polres Bima tiba di rumah korban untuk melakukan olah TKP. Serta membawa korban dan barang bukti untuk dimintai keterangan. Pelaku dalam kondisi kritis," terang Kasat Reskrim.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan