Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Bom Mobil Targetkan Gubernur Meledak, 4 Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Empat orang tewas dalam serangan bom mobil yang diduga menargetkan konvoi gubernur di kota pelabuhan selatan Yaman, Aden, pada Minggu (10/10/2021).
Gubernur Ahmed Lamlas dan menteri pertanian Salem al-Suqatri selamat dari ledakan itu. Namun sedikitnya empat orang tewas, kata sumber keamanan setempat.
Seorang saksi Reuters melihat dua mayat hangus di tempat kejadian.
Lamlas adalah sekretaris jenderal Dewan Transisi Selatan (STC), sebuah kelompok separatis utama yang bersaing dengan pemerintah dukungan Saudi untuk menguasai Aden dan wilayah selatan Yaman yang lebih luas.
Suqatri juga merupakan anggota STC yang didukung Uni Emirat Arab.
Pemerintah dan STC adalah sekutu di bawah koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi yang telah memerangi gerakan Houthi yang bersekutu dengan Iran.
Ketidakstabilan di selatan mempersulit upaya perdamaian yang dipimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Aliansi militer melakukan intervensi di Yaman pada Maret 2015, beberapa bulan setelah Houthi menggulingkan pemerintah yang diakui secara internasional dari ibu kota Sanaa.
Pemerintah berbasis di selatan sementara Houthi menguasai sebagian besar wilayah utara.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2413 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1933 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun