Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
63 Rumah Hangus Terbakar, Berawal dari Bakar Sampah
BERITABALI.COM, NTB.
Kebakaran hebat melanda Dusun Kalo, Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (10/10). Kebakaran yang terjadi pukul 14.30 WITA itu menghanguskan 63 unit rumah warga. Penyebab kebakaran diduga bermula dari warga yang membakar sampah. Data sementara, selain rumah hangus, 71 kepala keluarga (KK) dan 241 jiwa terdampak.
Mereka kini kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan. Camat Sape, Muhammad Akbar membenarkan kejadian tersebut.
"Sekitar dua setengah sampai dua jam, api baru bisa dipadamkan. Empat kali mobil bolak balik, menambah air untuk padamkan api," jelas Akbar.
Untuk kerugian, masih dalam pendataan. Pemerintah Kabupaten Bima saat ini masih menghitung kerugian akibat kebakaran. Bupati Bima juga telah menginstruksikan BPBD dan Dinas Sosial setempat melakukan tanggap darurat bencana kebakaran.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Ahsanul Khalik mengatakan, Dinas Sosial NTB langsung memberangkatkan bantuan kepada korban. Bantuan tersebut berupa selimut, matras, terpal, alat kebersihan untuk mandi. Seperti sabun, odol, sikat gigi, dan lain-lain.
"Makanan siap saji dan untuk beras reguler Dinsos sudah dikeluarkan dari Gudang Bulog Bima," kata Khalik.
Bantuan juga sudah diminta untuk dikeluarkan dari Gudang Dinsos Kabupaten Bima dan Dinsos Kota Bima. Kebakaran menghanguskan 63 rumah di Dusun Kole, Desa Naru, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Minggu (10/10) siang. Penyebab kebakaran diduga bermula dari warga yang membakar sampah.
Hal itu diungkapkan Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra melalui Kapolsek Sape Kompol Muslih. Ia membenarkan peristiwa kebakaran yang menimpa bersumber dari pembakaran sampah oleh warga setempat. Saat itu angin sedang kencang, sehingga api pembakaran sampah merambat ke rumah.
“Satu mobil pemadam kami kerahkan. Kemudian, empat mobil tangki. Termasuk tangki dari Wawo kami minta bantuan,” terang Kompol Muslih
Kebakaran sangat cepat karena pemukiman warga padat. Ditambah lagi angin kencang.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan