Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
63 Rumah Hangus Terbakar, Berawal dari Bakar Sampah
BERITABALI.COM, NTB.
Kebakaran hebat melanda Dusun Kalo, Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (10/10). Kebakaran yang terjadi pukul 14.30 WITA itu menghanguskan 63 unit rumah warga. Penyebab kebakaran diduga bermula dari warga yang membakar sampah. Data sementara, selain rumah hangus, 71 kepala keluarga (KK) dan 241 jiwa terdampak.
Mereka kini kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan. Camat Sape, Muhammad Akbar membenarkan kejadian tersebut.
"Sekitar dua setengah sampai dua jam, api baru bisa dipadamkan. Empat kali mobil bolak balik, menambah air untuk padamkan api," jelas Akbar.
Untuk kerugian, masih dalam pendataan. Pemerintah Kabupaten Bima saat ini masih menghitung kerugian akibat kebakaran. Bupati Bima juga telah menginstruksikan BPBD dan Dinas Sosial setempat melakukan tanggap darurat bencana kebakaran.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Ahsanul Khalik mengatakan, Dinas Sosial NTB langsung memberangkatkan bantuan kepada korban. Bantuan tersebut berupa selimut, matras, terpal, alat kebersihan untuk mandi. Seperti sabun, odol, sikat gigi, dan lain-lain.
"Makanan siap saji dan untuk beras reguler Dinsos sudah dikeluarkan dari Gudang Bulog Bima," kata Khalik.
Bantuan juga sudah diminta untuk dikeluarkan dari Gudang Dinsos Kabupaten Bima dan Dinsos Kota Bima. Kebakaran menghanguskan 63 rumah di Dusun Kole, Desa Naru, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Minggu (10/10) siang. Penyebab kebakaran diduga bermula dari warga yang membakar sampah.
Hal itu diungkapkan Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra melalui Kapolsek Sape Kompol Muslih. Ia membenarkan peristiwa kebakaran yang menimpa bersumber dari pembakaran sampah oleh warga setempat. Saat itu angin sedang kencang, sehingga api pembakaran sampah merambat ke rumah.
“Satu mobil pemadam kami kerahkan. Kemudian, empat mobil tangki. Termasuk tangki dari Wawo kami minta bantuan,” terang Kompol Muslih
Kebakaran sangat cepat karena pemukiman warga padat. Ditambah lagi angin kencang.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2530 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2016 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1946 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun