Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Polisi Ini Temukan Kolam Renang Penuh Hiu
BERITABALI.COM, DUNIA.
Polisi Sussex dipanggil ke flat Haywards Heath pada hari Jumat dan menemukan akuarium atau kolam renang sedalam 8 kaki yang dipenuhi dengan hiu.
Menyadur Express Selasa (12/10/2021), petugas kepolisian juga menemukan pohon natal buatan di tengah kolam yang mengejutkan tersebut. Inspektur Darren Taylor mengatakan tim Kepolisian Lingkungan Mid Sussex mengonfirmasi penemuan polisi ini di Twitter.
Menurut surat kabar yang berbasis di Brighton, Argus, Inspektur berkata: "Tepat ketika Anda berpikir Anda telah mendengar semuanya."
"Tim menghadiri tempat selama akhir pekan, hanya untuk menemukan kolam renang 8 kaki di ruang depan."
"Di kolam renang (selain air) ada hiu kecil berenang di sekitar dan pohon Natal buatan di tengahnya! Aku tidak bercanda!"
Inspektur Taylor, yang dilaporkan beroperasi dengan nama pengguna @InspectorDarren menghapus akun Twitter-nya. Meski terjadi keributan, tidak diketahui apakah hiu kecil menjadi penyebab gangguan tersebut.
The Sun melaporkan Polisi Sussex sekarang berbicara dengan asosiasi perumahan setempat untuk mengetahui apakah perjanjian sewa mengizinkan kepemilikan penghuni bawah air.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2497 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun