Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Bukan Klaster Sekolah, PTM di SMAN 1 Tabanan Tetap Disetop
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Drs KN. Boy Jayawibawa, M.Si menanggapi adanya salah satu siswa di SMA Negeri di Tabanan terkonfirmasi positif Covid-19 di tengah pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Saat dikonfirmasi, Rabu (13/10), ia menyampaikan, memang benar ada salah satu siswa di SMAN di Tabanan terpapar Covid-19 akan tetapi, bukan disebabkan klaster sekolah melainkan klaster keluarga. Hal ini karena siswa tersebut terpapar Covid-19 dari keluarganya berdasarkan testing dan tracking.
“Jadi, dia (Siswa) kena bukan dari sekolahnya melainkan dari keluarganya,” jelasnya.
Selanjutnya kelas dari siswa terpapar tersebut dilakukan tracing mulai dari siswa serta para guru dengan hasil negatif semuanya. Selanjutnya, kata dia, pelaksanaan PTM di sekolah tersebut terpaksa dihentikan sementara meskipun bukan merupakan klaster sekolah.
“Jika sesuai SKB Empat Menteri dan SE Gubernur Bali, jika ditemukan ada terpapar maka, PTM ditutup sementara,” katanya.
Untuk masa penutupan aktivitas sekolah selanjutnya tetap akan dilakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Satgas setempat.
“Kewenangan Satgas setempat tentunya seperti, Dinas Kesehatan, BPBD dan Prebekel di wilayah setempat. Sementara penutupan sekolah dilakukan satu sekolah dengan jangka waktu seminggu sampai 10 hari kedepan dengan tetap berkoordinasi dengan Satgas. Kemudian besok, Kamis (14/10) kami akan melakukan koordinasi dengan Satgas setempat tentunya,” pungkasnya
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman