Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Tersangka Pencabulan Ini Nyaris Dihakimi Massa
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang tersangka pencabulan anak di bawah umur nyaris dihakimi massa di Kalirejo, Lampung Tengah. Warga dan keluarga korban mendatangi rumah tersangka inisial P (23) di Kalirejo, Lampung Tengah. Mereka ingin meminta pertanggungjawaban perbuatan tersangka terhadap korban.
Mengetahui massa mulai ramai, aparat Polsek Kalirejo, Lampung Tengah, segera mengamankan tersangka dengan membawanya ke kantor polsek.
Setelah ditelusuri ternyata tersangka P mencabuli korban di Pringsewu. Pihak Polsek Kalirejo melimpahkan pengusutan kasus ini ke Polsek Pringsewu Kota.
Kapolsek Pringsewu kota Kompol Atang Samsuri mengatakan tersangka mengakui perbuatannya telah mencabuli korban sebanyak tiga kali.
"Pencabulan dilakukan P dalam sejak bulan Agustus hingga September 2021 di sebuah penginapan yang berada di Kecamatan Pringsewu," ujar Atang.
Modus tersangka mengajak korban jalan jalan dengan menggunakan sepeda motor lalu dibawa kesalah satu penginapan dan kemudian melakukan pencabulan.
“Tersangka sudah berkeluarga bahkan memiliki anak namun karena tidak kuat menahan nafsu birahinya maka dirinya nekat melakukan pencabulan terhadap korban," ungkap Kompol Atang.
Atas perbuatannya tersebut pelaku kini ditahan di Rutan Mapolsek pringsewu kota dan dijerat dengan UU Perlindungan Anak. Tersangka terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun, paling singkat tiga tahun.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan