Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pengantin Baru Jadi Korban Ledakan Bom Saat Bulan Madu
BERITABALI.COM, DUNIA.
Bulan madu yang menyenangkan seketika berubah jadi mimpi buruk ketika bom sisa perang dunia I meledak di lokasi wisata Pegunungan Carpathian Ukraina bulan lalu.
Ledakan ini menewaskan dua saudara pengantin wanita dan sepasang pengantin baru itu sendiri mengalami luka-luka. Semuanya bermula ketika sepasang kekasih yang baru menikah menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat mereka di atas gunung sambil menyalakan api unggun.
Lidiia Makarchuk, 31, dan Norbert Varga mengajak sahabat mereka, orang Ukraina dan Hongaria yang menetap di Inggris untuk melakukan perjalanan ke Eropa Tengah.
Saat peristiwa itu terjadi, Varga sedang meninggalkan api unggun sebentar untuk mengambil kameranya ketika dia mendengar bomnya meledak.
“Saya berlari ke api unggun secepat mungkin, meneriakkan nama Lidiia,” katanya.
Pengantin wanita terluka parah, dengan pecahan peluru merobek kaki, tangan, dan mata kirinya.
Saudara laki-lakinya, Myroslav, 29, dan seorang pria lainnya meninggal selama satu setengah jam berikutnya ketika menunggu petugas medis untuk sampai ke tempat kejadian.
"Satu-satunya penyesalan saya adalah tidak memanggilnya untuk mengatakan kepadanya bahwa saya mencintainya," kata Markarchuk.
Keluarganya berencana untuk memindahkannya ke klinik mata Hungaria untuk perawatan lebih lanjut bulan depan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan