Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kurang Tidur Bisa Menyebabkan Menstruasi Lebih Sakit

Jumat, 22 Oktober 2021, 18:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/suara.com/Kurang Tidur Bisa Menyebabkan Menstruasi Lebih Sakit

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Sebuah studi yang terbit di Journal of Sleep Research menemukan bahwa wanita yang kurang tidur atau tidurnya kurang dari enam jam dalam semalam cenderung mengalami menstruasi yang berat dan tidak teratur.

"Kami menemukan bahwa mereka yang kurang tidur dengan rerata enam jam setiap malam, 44 persen lebih mungkin alami menstruasi yang tidak teratur dan 70 persen lebih mungkin mengalami pendarahan hebat," jelas peneliti Kat Kennedy dari Universitas Arizona.

Di sisi lain, kurang tidur juga dapat memperburuk rasa sakit, yang akan membuat gejala PMS lebih intens, serta cenderung membuat cemas, yang pada akhirnya menyebabkan sulitnya tidur, lapor The Conversation.

Namun sayangnya, terapi perilaku kognitif untuk mengatasi insomnia belum diuji untuk gejala menstruasi, meski pengobatan ini efektif untuk nyeri kronis dan depresi.

Dokter juga terkadang meresepkan obat-obatan seperti Valium dan Ambien untuk membantu mengatasi gangguan tidur. Tetapi pengobatan ini dapat menyebabkan ketergantungan, sindrom putus obat, dan disfungsi korgnitif lainnya.

Selain itu, untuk mengatasi menstruasi yang bermasalah, dokter akan memberikan pil kontrasepsi oral. Tetapi sekali lagi, ini juga memiliki beberapa risiko, seperti depresi, pembekuan darah, hingga kanker payudara.

Tetapi, peneliti belum memahami sepenuhnya hubungan antara menstruasi dan gangguan tidur.

Peneliti menyarankan kepada para wanita untuk mempraktikkan teknik mindfulness, seperti meditasi atau yoga. Tujuannya adalah untuk membantu mengatasi kurang tidur dan meningkatkan kualitasnya.(sumber: suara.com)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami