Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
Dari Bobber, Motor Jokowi Kini Bergaya Neo Cafe Racer
BERITABALI.COM, NTB.
Basis motor kustom milik Presiden Jokowi tersebut adalah Kawasaki W175.
Kawasaki W175 tersebut awalnya didandani bengkel Katros Garage menjadi bergaya Tracker, kemudian diubah lagi menjadi Bobber. Yang menarik, sempat lama mengusung gaya Bobber, W175 berkelir hijau tersebut kini berubah aliran jadi Neo Cafe Racer.
Hal itu bisa dilihat dari tampang bagian depannya yang kini memakai fairing sewarna bodi. Kemudian bagian belakang dibuat jadi buntut tawon alias hornet lengkap dengan grafis bertuliskan 'R1' yang mengisyaratkan kendaraan Presiden Indonesia.
Bagian bawah mesin yang tadinya polos, kini ditambahkan dengan undercowl biar tampilannya makin sporty.
Lalu bagian cover aki di bawah jok yang sebelumnya berwarna hijau juga sekarang berganti jadi silver.
Selain ubahan tersebut, komponen lain seperti upside down dan kaki-kaki masih sama saat masih beraliran bobber.

Info menarik lain, dalam foto yang beredar di sosial media juga disebutkan, motor custom tersebut akan dipakai menjajal sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat
Detail motor kustom milik Presiden Jokowi bergaya Neo Cafe Racer yang baru turun dari pesawat TNI. Hanya saja, yang akan dipakai Jokowi di Mandalika ini sudah memakai fairing serta buritan yang lebih bernuansa balap klasik.
Bahkan, livery yang dipakai juga terkesan balap dengan adanya striping berwarna putih dengan tulisan 'RI 1'. Hal itu wajar saja, karena memang yang mau diresmikan adalah venue balap juga.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 2861 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1086 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 482 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 393 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun