Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Bisnis Kue Bolu Bunda Ayu, Putar Otak Demi Cicilan Rumah
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ida Ayu Putu Yuliastini (47), warga Lingkungan Kebon, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana Bali menggeluti usaha kue bolu Bunda Ayu sejak 6 tahun lalu.
Usahanya ini berawal dari sepinya penjualan batu akik sang suami. Ida Ayu Putu Yuliastini menjelaskan, usaha kue bolunya merambah pasar dan ada yang dipesan hingga ke Pasar Melaya. Tetapi, akunya, usahanya sedikit terdampak akibat Pandemi Covid-19.
Ia mengeluh dampaknya terasa sangat dramatis dari sebelumnya ia banyak meraih keuntungan, tapi kini hanya bisa bertahan untuk bisa memenuhi dapur saja. Usaha suami juga sama hanya bisa untuk makan dan kebutuhan keluarga. Ia menyebut harga jual kue bolunya per mika ukuran kecil Rp13 ribu, ukuran tanggung Rp25 ribu dan ukuran jumbo Rp.50 ribu.
"Saya tinggal di perumahan MP Graha yang saat ini masih menanggung cicilan rumah. Tapi saya tak pernah merasa putus asa, usaha ini terus ditekuni dengan sabar dan intinya tetap berusaha, ungkapnya.
Ida Ayu Putu Yuliastini juga menjabarkan, omzet yang sebelum Pandemi Covid-19 per-bulan Rp.4 juta tapi kini hanya pasrah dengan hanya menghasilkan selama sebulan Rp.1 juta itupun belum termasuk bayar listrik dan PDAM.
Orderan menurun, karena banyak pesanan kue bolu terutama saat acara agama seperti odalan di Pura. Kini bertahan dengan pesanan orderan tetangga dan para pelanggan. Orderan langsung antar justru diminati para pelanggan.
"Harapan Pandemi segara berakhir sehingga usaha kue bolu Bunda Ayu yang dijalani bisa seperti dulu. Dunia kembali normal, para pengusaha kue bisa bergeliat kembali dan usahanya," harapnya.
Ia pun mengharapkan, pemerintah daerah juga bisa melirik usaha kue bolu Bunda Ayu, untuk dapat kiat dan permodalan. Suntikan ini justru bisa menggairahkan bagi para pengusaha UMKM kecil.
"Bagi temen usaha kue atau usaha apapun jangan mudah putus asa, tetap giat dalam rutinitas yang ditekuni. Sekali lagi harapan Bali semoga dunia pariwisata dan ekonomi kembali normal," pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan