Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
44 Pelanggar Prokes Terjaring di Jalan Menuju Objek Wisata
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Tim yustisi sasar sejumlah ruas jalan raya akses menuju lokasi objek wisata di Kabupaten Karangasem untuk menertibkan protokol kesehatan, pada Sabtu pagi, (13/11/2021).
Tim yustisi yang beranggotakan Satpol PP Karangasem beserta TNI dan Polri tersebut menyasar dua lokasi yaitu di kawasan jalan raya obyek wisata Taman Ujung, Desa Tumbu dan jalan raya obyek wisata menuju Pantai Jasri, kelurahan Subagan, kecamatan Karangasem.
Kabid Gakum Satpol PP Karangasem, I Made Aditia Sugiharta saat dikonfirmasi menyebutkan, penertiban dilakukan dalam rangka menindaklanjuti SE Gubernur Bali Nomor 18 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan PERBUP no 42 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan di wilayah kabupaten Karangasem.
Dalam penertiban protokol kesehatan tersebut, tim menemukan sebanyak 44 pelanggaran per orangan. Dimana sebanyak 38 orang pelanggar diantaranya diberikan pembinaan sedangkan 6 orang sisanya diberikan sanksi penundaan layanan administrasi karena tidak menggunakan masker sama sekali.
"Yang 6 orang ini tidak pakai masker alasannya kebanyakan mengaku lupa, sehingga diberikan sanksi penundaan administrasi, kita juga langsung berikan masker, sementara sisanya memakai masker tapi dalam posisi kurang tepat dan langsung diberikan pembinaan," ujar Aditia.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan