Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Internasionalisasi Mahasiswa Penting Kuatkan Kolaborasi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Internasionalisasi mahasiswa dinilai penting dalam upaya menghadapi persaingan global sehingga kolaborasi mahasiswa internasional akan semakin kuat juga.
Selain itu, program ini diharapkan mampu memberi pasar baru oleh mahasiswa itu sendiri karena pengalamannya berkolaborasi di luar negeri.
"Jika mahasiswa nantinya dapat bekerja ke luar negeri, tentu akan banyak mendatangkan Devisa," jelas Direktur Politeknik Negeri Bali (PNB), I Nyoman Abdi, SE., M.eCOM belum lama ini di Sanur, Denpasar.
"Agar mereka memiliki kecakapan internasional yang lebih bagus," imbuhnya.
Dirinya mencontohkan, di PNB misalnya, telah dilakukan intensif tahun ini terutama persiapan akreditrasi internasional yang nantinya akan ada 4 Prodi dilakukan akreditasi internasional.
"Di tahun ini kita telah lakukan mudah-mudahan di 2022 beberapa Prodi tersebut telah memperoleh akreditasi internasional," katanya.
Daya saing mahasiswa Politeknik Bali tidak hanya akan bekerja di dalam negeri saja melainkan akan dapat bekerja ke luar negeri juga.
"Jika telah memiliki akreditasi internasional tersebut maka para mahasisawa akan dapat saling bertukar," pungkas Abdi.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun