Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sebut Marshal Sirkuit Mandalika "Ndeso", Pejabat MGPA Dipecat
BERITABALI.COM, NTB.
Abdulbar M Mansoer Direktur Utama ITDC meminta maaf atas perkataan Head of Operations Sporting MGPA Dyan Dilato pada Minggu (14/11) yang menyebut Marshal di Sirkuit Mandalika katrok dan ndeso.
"Saya pribadi dan atas nama perusahaan mohon maaf sebesarnya atas berita tentang perkataan Dyan Dilato yang menyakiti masyarakat NTB terutama Jagacala tim marshal lokal," ungkapnya melalui rilis, Selasa (16/11).
Dikatakan hal tersebut sangat tidak profesional dan menghina, apapun fakta di lapangan yang terjadi selama Final Race IATC minggu lalu.
"Mulai hari ini, Selasa 15 November 2021, dengan tegas kami sampaikan bahwa Dyan Dilato dipecat dari Perusahaan. Ke depan segala tindakannya sudah bukan menjadi tanggung jawab kami dan MGPA," tegasnya.
Ia berharap ke depan hubungan MGPA dan masyarakat semakin baik.
"Dan kita semua berhasil menyelenggarakan IATC, WSBK dan MotoGP," cetus dia.
Sebelumnya, Dyan Dilato melontarkan ucapan yang bernada menghina. Saat menanggapi tentang persoalan Marshal, penyebab ditundanya pelaksanaan race IATC di sirkuit Mandalika, Minggu (14/11).
Dyan menyebut Marshal yang bertugas pada ajang IATC katrok dan ndeso.
"Marshalnya katrok semua, ndeso. Bukannya bertugas sebagai Marshal, tapi malah pada nonton balap. Dan yang dipersoalkan bukan jumlah Marshal, tapi kualitasnya," sebut Dyan.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5898 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4626 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan