Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Ingin Rujuk dengan Istri, Pria Ini Malah Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pria Rusia yang ingin menyelamatkan pernikahan dengan ilmu hitam justru tewas dibunuh oleh dukun palsu setelah terlibat pertengkaran fisik.
Anton Shabanov belum genap setahun menikah dengan Lyubov tapi istrinya sudah pergi dari rumah. Pria yang bekerja di perusahaan energi Lukoil ini ingin menyelamatkan pernikahannya dengan bantuan dukun palsu bernama Nikolay Ivanov.
Ivanov yang memiliki riwayat sebagai penipu ini mengajak Shabanov untuk menjalani ritual mengubur harta pasangan di hutan di dekat Astrakhan.
Ketika keduanya sedang menggali lubang untuk mengubur barang pribadi itu, Ivanov dilaporkan meledek Shabanov hingga tersinggungdan marah.
Ia diduga menyeret nama istri Shabanov yang kini lari dari rumah. Tak terima wanita yang dicintai jadi bahan lelucon, ia melawan secara fisik, jelas pengadilan.
Perkelahian antara dua pria tak dapat dihindari dan Ivanov menggunakan kapak untuk memukul kepala juga leher Shabanov berkali-kali hingga tewas.
Dia menutupi tubuh Shabanov dengan ranting pohon dan rumput lalu melarikan diri dari tempat kejadian. Polisi kemudian menahannya, dan dia mengaku membunuh Shabanov.
Pengadilan memenjarakan Ivanov selama 9,5 tahun dan dia diperintahkan untuk membayar ganti rugi £20.700 yang setara Rp397 juta.
Seorang teman mengonfirmasi bahwa pasangan ini telah berpisah. "Mereka tidak bercerai tetapi telah hidup terpisah."
"Tentu saja dia marah, tapi aku tidak bisa membayangkan dia akan terlibat dalam upacara untuk membawanya kembali."(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3341 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan