Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Bikin Parodi Video "Salt Bae", Penjual Mi Ini Dipanggil Polisi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pria yang memposting video dan meniru gaya Nusret Gökçe, atau "Salt Bae" dipanggil polisi Vietnam.
Bui Tuan Lam, penjual mi daging sapi berusia 38 tahun dari Danang, mengatakan dia tidak bermaksud mengejek siapa pun dalam videonya.
Video tersebut menunjukkan dia mengiris daging sapi rebus dan menaburkan daun bawang ke dalam semangkuk sup mie. Bui Tuan Lam menyebut dirinya sebagai Green Onion Bae dalam sebuah postingan di akun Facebook-nya.
"Video yang saya buat untuk bersenang-senang dan untuk mengiklankan toko mi daging sapi saya. Lebih banyak pelanggan datang sejak saya mempostingnya," kata Lam kepada Reuters.
Bui Tuan Lam mengatakan tidak jelas apakah pemanggilannya oleh polisi itu karena postingan videonya atau bukan. Bui Tuan Lam mengatakan bahwa polisi sebelumnya sempat memanggilnya pada bulan April, tanpa menyebutkan alasannya.
Pada saat itu, dia secara terbuka mengkritik pihak berwenang dan mengatakan bahwa dia akan lebih bersuara untuk masyarakat yang lebih baik.
Pemanggilan Bui Tuan Lam terjadi beberapa hari setelah seorang pejabat Vietnam difilmkan sedang makan steak bertatahkan emas di restoran koki Turki di London.
Polisi Vietnam diketahui secara rutin memanggil aktivis dan kritikus Partai Komunis yang berkuasa untuk diinterogasi dan diperiksa.
Pemerintah telah meningkatkan tindakan kerasnya terhadap perbedaan pendapat dengan menangkap aktivis, jurnalis dan kritikus.
Menurut laporan, pemerintah mengadopsi pendekatan garis keras dalam membatasi perbedaan pendapat setelah Nguyen Phu Trong terpilih kembali sebagai ketua Partai Komunis awal tahun ini.
Lima jurnalis yang bekerja di situs berita online dijatuhi hukuman penjara pada bulan Oktober karena dianggap menyalahgunakan hak-hak demokrasi.
Putusan itu dikritik oleh Amerika Serikat, yang menuduh pemerintah Vietnam menindas kebebasan berekspresi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan