Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Mobil Terseret Arus Saat Terobos Banjir, Pasutri Ditemukan Tewas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pasangan suami istri tewas akibat mobil yang dikendarainya terseret banjir di jalan perusahaan PT Palopo, Desa Patas I, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu (24/11/2021).
Korban pasutri yang tewas terseret banjir ialah H Warnisi (52) dan Hj Norjannah (47). Warnisi adalah seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang menjabat Kepala Bidang Pengelolaan, Layanan, Pelestarian Bahan Pustaka pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Barito Utara.
"Dalam peristiwa tersebut dua orang dalam mobil yang merupakan pasangan suami istri meninggal dunia," kata Kapolsek Gunung Bintang Awai, Iptu Rahmat Saleh Simamora di Buntok.
Menurut Kapolsek, peristiwa kejadian berawal saat mobil jenis Kijang Kapsul warna silver KH 1329 ET masuk ke jalan mine road PT Palopo dari arah Jalan Ampah-Muara Teweh menuju ke arah Desa Tabak Kanilan.
Pada saat itu, lanjut dia, curah hujan cukup tinggi yang menyebabkan jalan hauling tersebut terputus sekitar 100 meter akibat banjir dengan kedalaman air kurang lebih sekitar satu meter.
Namun mobil yang disopiri korban, keduanya warga Jalan Pelajar, Kelurahan Melayu Muara Teweh itu tetap menerobos banjir, dan setelah mobil berjalan sekitar 60 meter pada banjir, tiba-tiba bagian belakang mobil terseret arus dan terbawa menuju sungai.
Saat itu lampu mobil langsung mati dan penumpang di dalamnya tidak ada membuka pintu mobil dan hilang terbawa arus sungai.
"Kita pun langsung melakukan pencarian dibantu dua orang personel Brimob serta masyarakat sekitar, hingga akhirnya mobil berhasil ditemukan di tengah sungai berjarak sekitar 150 meter dari tempat awal," kata Kapolsek Rahmat.
Pihaknya langsung melakukan evakuasi menggunakan dua unit alat berat jenis eksavator milik PT Electra Global untuk dapat menuju ke lokasi mobil dengan membuka jalan pada kebun karet milik masyarakat.
Pada saat ditemukan, kedua korban sudah meninggal dunia dan kemudian langsung dibawa menuju Puskesmas Patas untuk di visum dan setelah itu pihaknya melakukan evakuasi terhadap mobil milik korban.
Korban berangkat dari Muara Teweh menuju Buntok rencananya membawa istrinya cuci darah ke Rumah Sakit Umum Daerah Buntok.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan