Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Diduga Korban Tabrak Lari, Siswi di Karangasem Tewas di Jalan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Diduga menjadi korban tabrak lari, seorang siswi SMA Negeri 2 Amlapura bernama I Gusti Ayu Diva Anjani meninggal dunia pada Rabu (01/12/2021).
"Ya benar, korban meninggal itu siswa kami, kejadiannya saat mereka pulang dari sekolah," kata Kepala Sekolah SMA N 2 Amlapura, Wayan Sugiana saat dihubungi.
Informasi yang dihimpun, lokasi kecelakaan maut tersebut terjadi di kawasan jalan raya Untung Surapati, Amlapura. Diduga korban I Gusti Ayu Diva Anjani asal Lingkungan Gede Subagan, Karangasem yang dibonceng oleh temannya Ni Komang Ayu Asri Suarningsih terlibat lakalantas dengan kendaraan truk yang melaju dari arah berlawanan yang saat ini belum diketahui identitasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum jelas diketahui seperti apa kronologi lakalantas yang merenggut nyawa gadis berusia 15 tahun tersebut. Ada dugaan siswi ini jadi korban tabrak lari namun pihak lantas sendiri belum bisa memastikan.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon Kasat Lantas Polres Karangasem, IPTU. Reina Kusmarlandi Putri membenarkan adanya lakalantas tersebut, hanya saja untuk lebih jauh mengenai kronologi kejadian, pihaknya masih menunggu laporan dari anggota yang sedang turun melakukan penanganan.
"Saya belum bisa ngasih keterangan, anggota masih di lapangan," jawabnya singkat.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7379 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5622 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3524 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2382 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan