Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Digitalisasi Masif, Generasi Muda Disebut Enggan Belajar Melukis
BERITABALI.COM, BADUNG.
Melihat perkembangan teknologi begitu masif saat ini membuat beberapa hal terkait proses karya seni cenderung akan dilakukan dengan digital.
Misalnya, lukisan saat ini ada yang sudah dicetak dengan cara digital. Akibatnya, bisa semakin menjauhkan minat generasi muda terjun ke ke dunia seni lukis manual khususnya seni lukis berciri khas tradisional Bali.
"Karena seni lukis dikalahkan oleh digital sehingga selain anak muda enggan lagi belajar. Selanjutnya, cendrung para pembeli malah membeli lukisan yang print," jelas I Made Dedik Arsana, salah satu Pelukis tradisional Bali bergaya Desa Munggu,Badung.
Selain itu faktor lainnya yaitu, hasil dari menjual seni lukisan juga tidak menentu kapan lakunya sehingga berimbas pada pendapatan.
"Memang jika ditanya, ongkos harian melukis kapan lakunya tentu tidak tentu," cetusnya, Rabu (1/12).
Melihat kondisi tersebut Dirinya akhirnya kembali memperkenalkan seni lukis berciri khas Bali dalam dua tahun terakhir, khususnya ke para generasi muda di Desa Munggu, Badung.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan